Anak Korban Cabul Ayah Tiri, Berani Masuk Sekolah Diancam Dibunuh

Zr dan Ham menetap dirumah tersebut dan diberi upah Rp 1,25 juta dengan tugas menjaga gudang.

Anak Korban Cabul Ayah Tiri, Berani Masuk Sekolah Diancam Dibunuh
Youtube
Ilustrasi pencabulan 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG- Ibu kandung Mawar (14) korban cabul ayah tiri, Zr dan anak-anaknya tinggal di seuah rumah di kawasan gudang pasir milik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok di Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur.

Mereka telah menetap di sana sejak 2001. Keterangan bahwa rumah dan gudang tersebut milik Ahok belum terverifikasi.

Di tahun yang sama, Zr bertemu dengan Ham. Mereka kemudian menetap dirumah tersebut dan diberi upah Rp 1,25 juta dengan tugas menjaga gudang.

"Itu juga ada dipotong karena Ham ada pinjam uang. Gaji bulan kemarin saja hanya dapat Rp 450 ribu," ujar Pt keponakan dari Zr.

Saat Zr bertemu dengan Ham, Mawar yang merupakan anak kandung Zr dari suaminya sebelumnya masih berusia dua bulan. Adapun dengan Ham, Zr mendapatkan empat anak laki-laki (satu meninggal dunia) dan satu anak perempuan.

Tak satu pun anak-anak Zr yang mengenyam pendidikan.

"Satunya, yang laki-laki ke laut. Belum tahu kejadian ini sampai sekarang, umurnya 13 tahun. Dak pernah sekolah. Tidak disuruh bapaknya. Akte kelahiran Mawar ini sampai mau dibakar karena mau disekolahkan. Kata dia, tidak ada guna sekolah tinggi-tinggi, akan menipu orang juga, kami ngikutlah pikiran bapaknya. Kalau tidak diikuti, habis kami dibunuhnya," beber Zr saat ditemui di kediamannya, Rabu (3/8/2016)

Kemudian, Ahok juga disebut mengenal keluarga ini. Sebelum menjadi Bupati Beltim, Ahok sempat mengunjungi tempat ini dan bertemu keluarga Zr.

Keluarga Zr masih akan menempati rumah ini untuk sementara meski ada niat pindah dari sana.

Namun, keluarga Zr khawatir Ahok marah dan mengusir keluarga ini begitu tahu kabar ini. Pasal kekhawatiran itu adalah Ham diamanatkan untuk menjaga gudang tersebut.

Apalagi, menurut keponakan Zr, Pt, Ham tak serius menjalankan tugas tersebut dan menjual sejumlah alat-alat di gudang tersebut.

"Malu lah pak Ahok kalau begini. Ham itu kan ditugaskan untuk menebas rumput-rumput di sini. Sedangkan mesin-mesin sudah dijual oleh Ham," kata Pt menambahkan.

Selengkapnya Baca Harian Cetak Bangka Pos dan Babel News

Update Berita, KLIK: www.bangka.tribunnews.com

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved