Ahok 'Marah', Pertanyakan Maksud Mendagri Terhadapnya Soal Netralitas dalam Pilkada

"Kalau saya manfaatin jabatan saya, orang-orang ini harusnya saya apain? Gue kasih duit triliunan, sekarang malah gue potong (anggarannya)..."

Ahok 'Marah', Pertanyakan Maksud Mendagri Terhadapnya Soal Netralitas dalam Pilkada
news.babe.co.id
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengambil cuti saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 untuk menjaga netralitas.

BACA: Guru yang Cubit Siswanya Pasrah Jelang Sidang Vonis

Menanggapi hal itu, pria yang akrab disapa Ahok tersebut menegaskan tidak akan menggunakan fasilitas negara selama berkampanye.

"Yang anda maksud netralitas itu apa?" kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/8/2016).

BACA: Kesal, Pembuat Pokemon Go Digugat Gara-gara Pemainnya Masuki Pekarangan Orang tanpa Izin

"Misalnya, saya beri bantuan ke yayasan-yayasan enggak? Enggak. Saya manfaatin RT/RW enggak? Kalau saya enggak netral, RT/RW enggak usah lapor Qlue, gue kasih kasih gaji semua, enggak usah gue musuhin," kata Ahok lagi.

BACA: Lagi Kampanye, Donald Trump Serang Hillary Clinton sebagai 'Pendiri' ISIS

Ahok mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah memotong hibah kepada yayasan tiap tahunnya. Selain itu, ia juga memberlakukan aturan pelaporan melalui Qlue.

BACA: Tiba-tiba Minta Maaf, Risma Sebut 'Ini Hari-hari Terakhir Saya'

Jika pengurus RT/RW tak melapor Qlue, mereka tak akan mendapat uang operasional. Kemudian Ahok juga telah menerapkan sistem tarik tunai pada penggunaan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved