Asyik Pesta, Anggota Geng Bermotor dari Berbagai Negara Ini Diserang di Bali

"Saya selaku teman mereka di Bali dan tidak melihat langsung. Dari pengakuan korban, dia diserang saat di tempat kejadian. Saat acara, mereka..."

Asyik Pesta, Anggota Geng Bermotor dari Berbagai Negara Ini Diserang di Bali
KOMPAS.com/SRI LESTARI
Made Muliawan Arya (Safari abu-abu) dan salah satu anggota Geng Satu Darah saat ditemui di RS BIMC Kuta, Senin(8/8/2016) 

BANGKAPOS.COM, KUTA -- Sebuah geng bermotor yang anggotanya berasal dari beberapa negara menyerang kelompok lain saat mereka menggelar pertemuan dan pesta di Bar Pyramid, Jalan Dewi Sri, Kuta, Senin (8/8/2016) sekitar pukul 06.00 Wita.

BACA: Pakai Facebook, Ustaz Arifin Ilham Doakan Keturunan Alvin Faiz Seperti Ini

Awalnya, anggota geng bernama "Satu Darah" itu menggelar acara di salah satu pub terbesar di Jalan By Pass, Kuta. Setelah acara selesai hingga pagi hari, sebagian anggota "Satu Darah" berkunjung ke Bar Pyramid. Ternyata di tempat ini terjadi keributan antara anggota "Satu Darah" dan kelompok lain.

BACA: Bikin Heboh, Kedua Narasumber Ini 'Lakukan' Hal yang Mengejutkan di Bawah Meja Studio

"Saya selaku teman mereka di Bali dan tidak melihat langsung. Dari pengakuan korban, dia diserang saat di tempat kejadian. Saat acara, mereka baik-baik saja," kata Made Muliawan Arya, teman salah satu anggota "Satu Darah" saat ditemui di RS BIMC, Kuta, Badung, Bali, Senin (8/8/2016).

BACA: Ahok Sebut Kalau PDIP Mau Gabung 'Kita Harus Menghargai Pak Djarot'

Sementara itu, salah satu anggota geng "Satu Darah" asal Belanda yang tidak mau menyebutkan namanya mengaku rekannya yang terluka berjumlah tiga orang. Dua orang sudah bisa pulang dan satu lagi masih akan dilakukan operasi.

"Saya tidak tahu persis, tapi kami punya anggota terluka. Kami sedang pesta, kami diserang. Kami melakukan pertahanan," kata pria yang saat itu mengenakan kaus hitam bertuliskan "Toya-Gym Amsterdam".

Anggota geng "Satu Darah" yang terluka menjalani pengobatan di RS BIMC Kuta dengan dijaga kepolisian, baik yang berseragam lengkap maupun berpakaian bebas.

"Satu Darah" adalah geng bermotor yang tersebar di beberapa negara. Mereka yang datang ke Bali berjumlah 350 orang dari beberapa negara, belum termasuk anggota dari Indonesia.

Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo membenarkan insiden itu. Dia menyatakan, pihaknya sudah mengawal dan mengamankan acara di Diskotek Boshe itu. Kericuhan terjadi ketika beberapa anggota "Satu Darah" mendatangi Bar Pyramid.

"Saya kira 'Satu Darah' ini tidak ada kegiatan lagi. Rupanya perorangan anggota Satu Darah dari acara di Boshe datang ke sini (Bar Pyramid). Mereka minum, mabuk-mabukan, dan membuat keributan dengan sesama tamu," kata Hadi.

Penulis : Kontributor Denpasar, Sri Lestari

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help