Fadli Zon Sebut Ahok Plintat Plintut

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mempertanyakan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok yang menolak cuti saat maju...

Fadli Zon Sebut Ahok Plintat Plintut
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dalam dalam acara Simposium Nasional Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (2/6/2015). 

BANGKAPOS.COM, PALMERAH -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mempertanyakan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok yang menolak cuti saat maju di Pilgub DKI 2017.

BACA: Akibat Mabuk, Wakapolsek Ini Tidur di Emperan Toko, Dibangunkan Malah Todong Senjata ke Warga

Ahok dinilai plintat plintut karena di Pemilukada DKI 2012, dia memaksa Fauzi Bowo (Foke) untuk cuti, tapi sekarang, dia tolak cuti, saat maju menjadi kandidat Gubernur DKI Jakarta.

BACA: Bikin Heboh, Kedua Narasumber Ini 'Lakukan' Hal yang Mengejutkan di Bawah Meja Studio

Padahal, lanjut Fadli, pada Pemilukada DKI 2012 lalu, Ahok mengusulkan, petahana harus cuti saat kampanye Pemilukada.

"Ini menujukan inkonsistensi, dulu, dia termasuk yang ikut mendorong (petahana cuti), ini omongan orang plin-plan," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/8/2016).

BACA: Melongok dari Jendela Kereta, Kepala Pria Ini Putus Tertebas

Fadli menambahkan, saat ikut Pilgub 2012 lalu, Ahok mendorong petahana untuk cuti agar tidak menyalahgunakan wewenangnya untuk memenangkan kontestasi.

Saat itu, Ahok yang berpasangan dengan Jokowi memang harus menghadapi petahana Fauzi Bowo yang didampingi Nachrowi Ramli. Fadli pun curiga dengan sikap Ahok yang menolak cuti ini, dia juga ingin menggunakan wewenangnya untuk Pemilukada DKI 2017.

"Dia tdak siap menghadapi pertarungan yang dipilih rakyat, mungkin masih ingin gunakan pengaruhnya dengan tidak cuti," ucap Fadli.

Fadli pun meyakini, sikap tidak konsisten Ahok ini akan diulangi kemudian hari dalam kasus berbeda.

"Pemimpin seperti ini tidak perlu dipilih lagi karena akan membahayakan Jakarta dan Indonesia," kata Fadli.

Ahok sebelumnya menjelaskan bahwa sebenarnya dia setuju cagub harus cuti jika memang berkeinginan untuk berkampanye.
Namun, dia tidak setuju jika Undang-Undang Pemilukada meminta seorang cagub untuk cuti, meski tidak ingin berkampanye.

"Saya setuju Anda harus cuti kalau kampanye. Tapi, jangan sampai Undang-Undang memaksa orang yang nggak mau kampanye harus cuti," ujar Ahok, ngotot, seusai diskusi umum di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8/2016).

Ahok pun memutuskan mengajukan judicial review Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada yang mengatur kewajiban untuk cuti bagi petahana. (Ihsanuddin)

Editor: asmadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved