Penambang Dengan Santai Menghancurkan Sungai Perimping di Depan Warga

beberapa warga sempat berhenti dan memarkirkan kendaraannya di jembatan, untuk melihat aktivitas TI apung disekitar Perimping

Penambang Dengan Santai Menghancurkan Sungai Perimping di Depan Warga
Bangka Pos / Riyadi
Lima unit ponton TI apung tanpa atap beroperasi tepat di depan jembatan Sungai Perimping Kecamatan Riausilip, Senin (8/8/2016). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lima unit ponton TI apung tanpa atap beroperasi tepat di depan jembatan Sungai Perimping Kecamatan Riausilip, Senin (8/8).

Penambangan ilegal di lokasi tersebut hampir tiap hari beroperasi. Beberapa warga yang sedang menyebutkan, TI apung itu menantang, berani beroperasi di depan Jembatan Perimping.

"Kalau itu (TI apung), sudah benar-benar menantang, sudah terlihat di depan mata, secara kasat mata terlihat jelas sedang beroperasi, tapi kenapa ya, hampir tiap hari operasi di depan jembatan, kok nggak dibereskan," kata Rohim seorang pengendara sepeda motor yang sedang berhenti di Jembatan Perimping, Senin (8/8).

Menurut Rohim, keberadaan TI apung yang beroperasi di depan jembatan Perimping tersebut, kelihatan aman-aman saja beroperasi.

Para pekerjanya juga terlihat santai, dan terus melakukan penambangan yang dimulai sejak pagi.

"Aneh bener, dari kemarin-kemarin kok nggak ditindak, jangan-jangan, ya jangan-jangan ada yang di balik TI apung," ujar Rohim.

Sementara di dekat Sungai Lumut, beberapa warga juga sempat berhenti dan memarkirkan kendaraannya di jembatan, untuk melihat aktivitas TI apung yang beroperasi di sungai depan jembatan tersebut.

"Hebat,TI apung operasi di dekat jembatan, nekat orang (pekerja) tu," ucap seorang warga.

Kades Lumut Diki mengatakan, kegiatan TI di Sungai Lumut itu masuk wilayah Riausilip, Desa Riau bukan masuk Desa Lumut.

"Itu masuk Desa Riau," kata Diki.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help