Bripka Rinaldi Pasrah Pistol dan Uang Rp 70 Juta Melayang Disikat Perampok

Pelaku langsung merampas tas sandang korban dengan mengacungkan senjata api laras pendek dan senjata tajam.

Bripka Rinaldi Pasrah Pistol dan Uang Rp 70 Juta Melayang Disikat Perampok
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bripka Rinaldi Alamsyah anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Lubuklinggau, menjadi korban perampokan.

Uang Rp 70 juta yang rencananya akan digunakan untuk membeli mobil, dirampas oleh sekelompk pria bersenjata api laras pendek senjata tajam di Desa Karang Jaya Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Selasa (9/8) sekirap pukul 05.00 WIB

Berdasarkan informasi dihimpun kejadian bermula saat korban dihubungi oleh seorang warga Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara yang mengatakan ada seorang warga yang ingin menjual mobil kepadanya.

Lalu korban mengajak seorang temannya untuk menemani dirinya melihat mobil tersebut, akhirnya korban.

Mereka lalu janjian untuk bertemu di rumah makan Lawang Agung Kecamatan Muara Rupit.

Namun beberapa saat kemudian keduanya memutuskan untuk pindah tempat lantaran mobil yang dimaksud ada di desa Karang Anyar Kecamatan Muara Rupit.

Akhirnya korban dan temannya meluncur langsung menuju TKP, sesampainya di TKP mobil yang hendak dilihat korban sudah terparkir, hanya saja ketika sudah berbincang panjang lebar rupanya surat-surat mobil yang hendak dibeli korban tidak ada.

Tidak berapa lama datang lima orang pelaku, langsung merampas tas sandang korban dengan mengacungkan senjata api laras pendek dan senjata tajam.

Korban hanya bisa pasrah dan menyerahkan tas miliknya yang berisi uang Rp 70 juta dan senjata Revolver miliknya.

Namun terungkap rupanya korban mengetahui kalau salah seorang di antara kelima pelaku berinisial Umr yang diduga tinggal di desa Karang Anyar.

Kapolres Mura AKBP Herwansyah Saidi membenarkan adanya kejadian yang menimpa anggota Polres Lubuklinggau, dan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

"Saat ini kami masih tahap lidik dulu. Ada orang yang melapor maka kami tindaklanjuti, maka kami dalami dulu laporannya, memang iya ada laporan itu, hanya saja saat ini sedang kami dalami, yang jelas setiap laporan akan kami ungkap," tegasnya.

Sementara Kapolres Lubuklinggau AKBP Ari Wahyu Widodo mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut, dan pihaknya baru akan mengecek kebenaran informasi tersebut.

"Kami baru akan cek ke lapangan terkait informasi tersebut," singkatnya. (tribun sumsel)

Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved