Bidan Tersangka Vaksin Palsu Tiba-tiba Sakit Keras

seorang bidan yang menjadi tersangka dalam kasus vaksin palsu tidak ditahan karena sakit keras.

Bidan Tersangka Vaksin Palsu Tiba-tiba Sakit Keras
Tribun Jateng
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Dari 25 tersangka kasus vaksin palsu, ada tiga tersangka yang tidak ditahan.

"‎Kami tidak melakukan penahanan pada tiga tersangka, ada dokter, distributor dan bidan," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agung Setya, Jumat (12/8/2016).

Bidan yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut tidak ditahan karena sakit.

"Untuk yang bidan, ada gangguan kesehatan yang cukup parah, kami sudah antarkan ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan," katanya.

Agung mengatakan meskipun tidak ditahan, ketiga tersangka tetap akan menjalani proses hukum hingga ke pengadilan.

‎Apabila masuk dalam tahap pelimpahan tersangka dan barang bukti, ketiga tersangka akan dipanggil dan turut dilimpahkan ke Kejaksaan.Untuk diketahui dalam kasus ini penyidik telah menetapkan 25 tersangka, dimana tiga diantaranya tidak ditahan.

Berkas 25 tersangka yang terdiri dari empat jaringan produsen vaksin palsu sudah seluruhnya dilimpahkan kepada Kejaksaan Agung.

25 tersangka kasus vaksin palsu terdiri dari produsen, distributor, pengumpul botol, pencetak label vaksin, bidan, dan dokter.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 47 saksi dari berbagai pihak, mulai dari distributor vaksin, perawat, hingga dokter.

Penyidik juga telah mendengar keterangan dari tujuh ahli pidana, ahli perlindungan konsumen, dan Kementerian Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved