Breaking News

Tahun 1987 Semburan Api dan Gas Terjadi di Parit 14 Dusun Aek Anget

Semburan api melalui pipa pengeboran timah, sebelumnya pernah terjadi tahun 1987 silam, di lokasi tambang Parit 14 Desa Gunung Pelawan

Tahun 1987 Semburan Api dan Gas Terjadi di Parit 14 Dusun Aek Anget
IST
Semburan api di lokasi pengobaran timah di Dusun Mengkubung Desa Riau Kecamatan Riausilip. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Semburan api melalui pipa pengeboran timah, sebelumnya pernah terjadi tahun 1987 silam, di lokasi tambang Parit 14 Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu.

Hal itu diungkapkan oleh Jepri warga Kecamatan Belinyu kepada bangkapos.com, Jumat (12/8/2016).

"Waktu itu saya lagi ngebor timah di Parit 14, pas ngebor dengan kedalaman beberapa meter, api langsung nyembur dari lubang pipa paling atas, kami waktu itu langsung lari lah, menjauh dari titik pengeboran," ungkap Jepri.

Dikatakan Jepri, semua peralatan untuk ngebor timah, ditinggalkan begitu saja di lokasi, saat terjadi semburan api.
Selama dua hari api di pengeboran itu terus menyala, sehingga pengeboran harus dihentikan.
Namun semburan api hanya bertahan selama dua hari, setelah itu padam sendiri.

"Setelah semburan apinya padam, kami hanya mengangkat piringannya saja, kalau galah atau pipa yang sudah di masuk ke dasar tanah, kami tinggal disitulah, nggak kami cabut. Kejadian di Mengubung itu berarti sama dengan kejadian yang saya alami di Parit 14," jelasnya.

Lokasi pengeboran yang dilakukan Jepri, berada di lingkungan obyek wisata Aek Anget di Dusun Aek Anget Desa Gunung Pelawan.

Penulis: riyadi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved