Gadis Remaja Bersama Rekannya Tertangkap Sedang Menenggak Miras

Pelajar dan sebagian lagi remaja putus sekolah itu dimintai data, kemudian polisi juga memanggil orangtua masing-masing.

Gadis Remaja Bersama Rekannya Tertangkap Sedang Menenggak Miras
IST
10 remaja nongkrong tengah malam sambil tenggak miraa campur minuman berenergi diamankan ke Mapolres Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sebanyak 10 remaja, sebagian adalah kalangan pelajar terjaring razia.

Mereka ditemukan nongkrong di jembatan dan pinggir jalan di beberapa titik Kota Sungailiat.

Anak usia bawah umur itu diamankan karena nongkrong sambil menenggak minuram keras (miras).

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kasat Narkoba AKP Johan Wahyudi, Rabu (17/8/2016) memastikan, remaja yang dimaksud telah dikembalikan pada orangtua masing-masing.

"Minggu (14/8/2016)dinihari sekitar pukul 01.00 WIB, remaja ini kita amankan ke Mapolres Bangka," kata Kasat.

Razia yang dia pimpin saat itu kata Kasat, melibatkan empat perwira, AKP Dewi Rachmailis Munir, Ipda Edi Yuansyah dan Ipda Era.

Para perwira didampingi sejumlah anggota bintara, berbagai satuan.

"Kita razia di beberapa titik. Kita temukan pelanggaran di tiga titik yaitu di Jembatan Jeliti, Jembatan Pelabuhan Ikan Paritpekit dan Depan Warnet Samratulangi. Jumlahnya ada 10 remaja, cewek-cowok, sebagian pelajar, nongkrong sambil minum arak campur minuman berenergi," jelas Kasat.

Setelah diamankan ke Mapolres Bangka, remaja ini diberikan pembinaan.

Pelajar dan sebagian lagi remaja putus sekolah itu dimintai data, kemudian polisi juga memanggil orangtua masing-masing.

"Minggu dinihari, orangtua mereka kita suruh datang. Kepada orangtuanya, remaja tadi sempat menyangkal. Namun karena mulut mereka bau miras, remaja ini tak dapat mengelak," jelas Kasat.

Pada kesempatan yang sama, Kasat mengimbau agar para orangtua lebih intensif mengawasi tingkah laku anak-anaknya.

Jika gerak-gerik anak tak diawasi, dikhawatirkan akan terjerumus pada hal-hal negatif.

"Kami jelaskan pada orangtua, bahwa ini bentuk atau cara polisi mencegah tindak kriminal. Dari miras, bisa terjadi perkelahian, narkoba dan sebagainya. Makanya, ini harus dicegah sejak dini," jelas Kasat memastikan, pelajar tadi tidak ditahan, melainkan diserahkan ke orangtua masing-masing setelah dibina.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved