Menyibak Kisah Tony Wen, Pejuang Kemerdekaan Keturunan Tionghoa Asal Pulau Bangka

Bagi warga kota Pangkalpinang tentunya mengenal jalan Tony Wen, namun sedikit skali yang mengenai siapa sosok yang namanya diabadikan

Menyibak Kisah Tony Wen, Pejuang Kemerdekaan Keturunan Tionghoa Asal Pulau Bangka
majalah historia
tony wen 

Tony Wen meninggal dunia karena sakit pada 30 Mei 1963 dan dimakamkan di Menteng Pulo, Jakarta. Banyak sekali sanak saudara dan temen seperjuangan datang memberi penghormatan terakhir.

Peristiwa Surabaya

Keterangan dari Henry Boen, keponakan Tony Wen dan lihat (Siauw Giok Tjhan , 1981) , (Leo Suryadinata ,1981) , etc

Apakah Almarhum Tony Wen menjadi salah satu pemrakarsa merobek bagian biru dari bendera Holland, dan mengibarkannya kembali sebagai Merah Putih tidak ditulis dalam buku ini.

Tentunya akan baik sekali kalau kita dapat mendengar/membaca keseluruhan peristiwa ini. Sebenarnya peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato (Oranye) itu terjadi tanggal 19 September 1945.

Ternyata memang banyak sekali keturunan Tionghoa yang punya kontribusi dalam sejarah termasuk perkembangan budaya dan ekonomi di Indonesia.  

Membaca (data + tulisan) banyak nama keturunan Tionghoa yang tidak familiar banyak jasa, paling tidak berjuang ber-sama2 bangsa Indonesia di Indonesia.

Sebagai tambahan: Bung Tomo yang disebut sebagai pahlawan karena peristiwa di Surabaya ini adalah Pemimpin Besar BPRI (Barisan Pemberontak Rakjat Indonesia) yang melalui radio melakukan pidato yang ber-kobar untuk membakar semangat para pemuda di Surabaya dan sekitarnya.

Namun sayangnya pidato Bung Tomo tersebut tidak bebas dari sikap rasialisnya yang anti-Tionghoa. Tema anti Tionghoa dalam pidatonya sudah tentu menumbuhkan sentimen anti Tionghoa di kalangan masyarakat Jawa Timur.

Untuk menanggulanginya, Go Gien Tjwan sebagai jurubicara Angkatan Muda Tionghoa (AMT) mengucapkan pidato yang menekankan bahwa musuh rakyat Indonesia bukan etnis Tionghoa melainkan Belanda.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help