Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade Sejak Tahun 1988

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menyumbang medali emas setelah menang atas wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, tepat pada HUT RI.

Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade Sejak Tahun 1988
Yves Lacroix/Badminton Photo
Pasangan pebulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad. 

BANGKAPOS.COM, RIO DE JANEIRO - Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, menyumbang medali emas setelah menang atas wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, tepat pada hari ulang tahun kemerdekaan, Rabu (17/8/2016).

Pada pertandingan final cabang bulu tangkis nomor ganda campuran, Tontowi/Lilyana menang atas atlet Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-12 di Riocentro Pavilion 4, Rio de Janeiro.

Tontowi/Lilyana pun berhak meraih medali emas. Indonesia Raya lantas berkumandang untuk pertama kalinya di Olimpiade Rio 2016.

Medali tersebut menjadi kali ke-30 untuk Indonesia sepanjang keikutsertaan pada Olimpiade. Dari 30 medali tersebut, 19 di antaranya berasal dari cabang bulu tangkis.

Selain itu, Tontowi/Liliyana mengembalikan aliran medali dari cabang bulu tangkis yang sempat terhenti pada Olimpiade London 2012. Empat tahun lalu, Tontowi/Liliyana kalah di perebutan medali perunggu.

Sebelumnya, sejak Olimpiade Barcelona 1992, cabang bulu tangkis selalu menyumbangkan medali untuk Indonesia.

Dengan raihan total tiga medali, Indonesia juga masih jauh dari catatan terbaiknya pada Olimpiade Sydney 2000, ketika mengumpulkan enam medali.

Paling banyak, Indonesia hanya bisa meraup empat medali pada Olimpiade kali ini. Satu potensi medali lainnya berasal dari cabang BMX.

Berikut ini adalah 30 medali Olimpiade untuk Indonesia sejak 1988:

Seoul 1988
Panahan: 1 perak

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved