Tangis Haru dan Sujud Syukur Orangtua Kala Tontowi Raih Emas Olimpiade Rio

Husni dan Masruroh langsung sujud syukur ketika menyaksikan putranya, Tontowi Ahmad menggenggam medali emas olimpiade di layar kaca.

Tangis Haru dan Sujud Syukur Orangtua Kala Tontowi Raih Emas Olimpiade Rio
Istimewa
Orangtua Tontowi Ahmad, Muhammad Husni Muzaitun dan Masruroh sujud syukur setelah melihat anak mereka meraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016. 

BANGKAPOS.COM, BANYUMAS - Pencapaian pasangan ganda campuran terbaik Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016 disambut gembira rakyat Indonesia.

Begitu juga warga Desa Kalianda, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah, yang merupakan tanah kelahiran Tontowi Ahmad, gembira mendengar kabar itu.

Rabu (17/8/2016) malam, warga menggelar nonton bareng partai final Olimpiade nomor ganda campuran cabang olah raga bulu tangkis di kantor Desa Selandaka.

Sementara kedua orangtua Tontowi Ahmad, Muhammad Husni Muzaitun dan Masruroh memilih menyaksikan partai final tersebut di rumah mereka.

Husni dan Masruroh langsung sujud syukur ketika menyaksikan anak mereka menggenggam medali emas olimpiade di layar kaca.

Keduanya tidak mampu menahan tangis bahagia ketika medali diterima oleh Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menyumbang medali emas pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Tontowi/Liliyana menaklukkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 21-14, 21-12.

Emas olimpiade ini menjadi kado ulang tahun dari Tontowi/Liliyana kepada bangsa Indonesia yang sedang merayakan HUT RI yang ke-71.

Tepat di tanggal 17 Agustus 2016 lagu Indonesia Raya berkumandang dan sang Merah-Putih berkibar di stadion Riocentro, Brasil.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help