Kecewa, Seorang Keluarga Korban Haji Filipina Ini Maki-maki Pimpinan KBIH Arofah

Pemilik KBIH itu hanya tertunduk dan meminta maaf. Saiful merasa kecewa, karena keluarga korban tidak mengetahui langsung dari KBIH yang dipercaya...

Kecewa, Seorang Keluarga Korban Haji Filipina Ini Maki-maki Pimpinan KBIH Arofah
Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Keluarga korban haji Filipina memaki pimpinan KBIH Arofah, Pasuruan, Kamis.(25/8/2016). 

BANGKAPOS.COM, PASURUAN -- Saiful Anam, seorang keluarga korban paspor palsu haji asal Pasuruan ikut mendatangi pemimpin Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Arofah, Kamis (25/8/2016) siang.

BACA: Ternyata Inilah Jumlah Nafkah Per Bulan yang Diterima Susi dari Tukul, Mengejutkan

Dia memaki-maki Nurul Huda, pemilik KBIH, karena dianggap tidak bertanggung jawab atas keberangkatan jemaah haji melalui Filipina.

BACA: Selain Jessica, Ahli Toksikologi Forensik Ini Ternyata Sempat Curigai Barista Olivier

"Kalau ada apa-apa dengan ibu saya, Anda yang akan saya tuntut pertama kali," kata Saiful sambil menudingkan telunjuknya ke wajah Nurul Huda.

Pemilik KBIH itu hanya tertunduk dan meminta maaf. Saiful merasa kecewa, karena keluarga korban tidak mengetahui langsung dari KBIH yang dipercaya memberangkatkan haji ibunya, Sumiati (70). Keluarga, kata Saiful, justru mengetahui hal itu dari televisi.

BACA: Terungkap, Rizal Ramli Sebut Gubernur Ahok Kalau Ada Masalah Selalu 'Menyeret' Pak Jokowi

"Secara etika, Anda salah, Anda seperti tidak punya itikad baik. Dua hari saya datang ke sini tapi selalu kantornya tutup," ujar Saiful.

Melalui KBIH tersebut, Saiful mengaku sudah membayar tunai keberangkatan haji ibunya sebesar Rp 150 juta. Keluarganya memang bersepakat memberangkatkan Sumiati tahun ini setelah ada tawaran haji dari KBIH Arofah meskipun dengan harga yang mahal.

"Jika mengikuti haji reguler yang antre hingga belasan tahun, rasanya tidak mungkin karena ibu saya sudah berusia 70 tahun," kata Saiful.

Dari 177 jemaah haji WNI yang tertahan di Filipina, 14 di antaranya asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Mereka semuanya difasilitasi keberangkatannya oleh KBIH Arofah. Dari 14 jemaah itu, 12 asal Pasuruan, dan dua jemaah asal Sidoarjo.

Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved