Inilah Sepuluh Film yang Sayang Anda Lewatkan Untuk di Tonton di Bulan Agustus

Ada sepuluh film yang layak Anda saksikan selama bulan Agustus, mulai aksi narapidana kelas wahid dalam film Suicide

Inilah Sepuluh Film yang Sayang Anda Lewatkan Untuk di Tonton di Bulan Agustus
dc comics
Suicide Squad 

Film terbaru sutradara asal Jerman, Werner Herzog (Grizzly Man, Into the Abyss) diputar dalam festival film Sundance dan nyaris mendapat pujian lebih luas lagi.

Majalah The Hollywood Reporter menyebut film dokumenter ini “sebuah film yang membingungkan, sigap, namun terlihat sederhana ketika manusia memposisikan diri dengan penemuan yang mengubah dunia dan tidak dapat dibayangkan dalam hal apapun.

” Herzog – yang menggabungkan fiksi dengan realita sampai keduanya tidak bisa dihilangkan – mengatakan bahwa pada masa depan Artificial intelligence (AI) akan makin mendominasi dan makin terbukanya hubungan kita dengan mesin. “ Ini adalah momen yang mengagumkan dalam kehidupan manusia,” kata Herzog dalam filmnya.

“Awal dari koneksi yang belum kita impikan beberapa tahun yang lalu.”

Pete’s Dragon

Ketika Disney telah menggunakan CGI untuk mereka-ulang karya klasik- seperti The Jungle Book atau Cinderella- dengan membuat lagi dari musik-musik Disney tahun 1977, film yang disutradarai David Lowery ini “telah membuat sesuatu yang terasa datang dari hati”.

Pembuat film indie ini- yang mengalami terobosan penting dalam festival film Sundance 2013 dengan film Ain’t Them Bodies Saints- telah menjalin sebuah karakter drama yang berputar antara sebuah naga CG dan Pete, temannya, dan majalah Variety mengklaim bahwa “daya tarik film ini ada di dalam tekstur penampilan tanpa suara” seperti Pete, begitu pula dengan “ritme lembut dari skrip” yang Lowery tulis bersama Toby Halbrooks – mengatakan Pete’s Dragon yang “hangat, tenang, dan mengagumkan”.

Mia Madre

Sutradara film Italia, Nanni Moretti memenangkan penghargaan Palme d’Or 2001 untuk filmnya tentang keluarga yang berduka, The Son’s Room. Film terbarunya, walaupun berlatar film komedi-drama, sebetulnya dijiwai oleh rasa duka seorang sutradara (dimainkan Margherita Buy) yang berniat memperbaiki kualitas hidupnya kembali.

Tersihir oleh dunia film - John Turturro berperan sebagai bintang, seorang aktor bombastis terkenal Amerika – dengan ibu yang sekarat dan anak remaja perempuan yang semakin menjauh, peran ini dimainkan oleh Buy dengan “reaksi penuh kegugupan dan mata yang terlihat letih dan stress”.

Majalah Variety memujinya dengan mengatakan film ini membawakan “sebuah pertunjukan menyentuh yang ditunjukkan seorang perempuan yang larut dalam emosi”, dengan “pembuatan film yang bagus dan kuat yang dihidupkan oleh karakter Moretti membuatnya menyatu dengan drama dan humor” kata The Hollywood Reporter.

Tickled

Setelah wartawan David Farrier menemukan video “kompetisi menggelitik”, yang berisi anak laki-laki muda yang dibayar untuk diikat dan digelitik, keinginannya untuk mengikuti ceritanya menemukannya dengan ancaman dan kekerasan.

Tidak terpengaruh, investigasi lanjutannya membuat harian The Washington Post menyebutnya sebagai “cara kreatif, umpan tidak tetap dan pergantian film” yang “membawa penonton kedalam lubang kelinci yang menggelisahkan, kedalam pojok Internet, krisis ekonomi dan psikis manusia yang berubah semakin gelap dalam setiap belokan”.

Jauh dibalik keanehan, film dokumenter ini adalah “tentang kekuasaan, rasa malu, dan hukum”.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved