Tak Mampu Sewa Ambulans Suami Gotong Jenazah Istrinya Sejauh 12 Km dari Rumah Sakit

Majhi mengatakan desanya terletak 60 km dari rumah sakit dan dia tidak mampu menyewa kendaraan untuk membawa jenazah istrinya.

Tak Mampu Sewa Ambulans Suami Gotong Jenazah Istrinya Sejauh 12 Km dari Rumah Sakit
BBC Indonesia
Suami menggotong jenazah istri dari rumah sakit menuju desanya karena tidak mampu membayar sewa ambulans di India. 

BANGKAPOS.COM - Seorang pria miskin di India menggotong jenazah istrinya hingga 12 km setelah rumah sakit diduga tidak dapat menyediakan ambulans untuk membawa jenazah kembali ke desa mereka.

Istri Dana Majhi, Amang berusia 42 tahun, meninggal karena TBC di rumah sakit di kota Bhawanipatna India.

Majhi mengatakan desanya terletak 60 km dari rumah sakit dan dia tidak mampu menyewa kendaraan untuk membawa jenazah istrinya. Namun, otoritas rumah sakit menepis tuduhan itu.

"Wanita tersebut dibawa ke rumah sakit pada Selasa dan meninggal pada malam yang sama. Suaminya mengambil jenazah tanpa memberitahu petugas rumah sakit," kata petugas medis senior, B Brahma.

Majhi menggotong jenazah istrinya dari rumah sakit menuju desanya karena tidak mampu membayar sewa ambulans di India. (BBC Indonesia)

Istri Majhi diperkirakan meninggal pada Selasa malam dan Majhi mulai berjalan dengan menggotong jenazah istrinya pada Rabu setelah petugas rumah sakit terus mendesaknya untuk mengambil jenazah.

"Saya terus memohon kepada pihak rumah sakit untuk menyediakan kendaraan untuk membawa jenazah istri saya, tapi tidak ada bantuan. Karena saya orang miskin dan tidak mampu menyewa kendaraan pribadi, saya tak ada pilihan selain menggotongnya," kata Majhi.

Menurut Majhi, pada Rabu pagi dia membungkus jenazah istrinya dengan kain dan mulai berjalan menuju desanya di Melghar, ditemani anak perempuannya berusia 12 tahun.

Dia telah berjalan sekitar 12 km ketika beberapa orang di jalan menghalanginya dan kemudian ambulans pun tiba.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help