Pemerintah Temukan Dana Tunjangan Guru Over Budget

Sri Mulyani bilang, penundaan pengucuran tunjangan profesi guru dilakukan setelah pihaknya melakukan penelusuran anggaran atas dana transfer ke daerah

Pemerintah Temukan Dana Tunjangan Guru Over Budget
kompas.com
Menkeu Sri Mulyani 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA-Ada kabar yang mencemaskan bagi guru yang selama ini mendapatkan tunjangan profesi. Keputusan Menteri Keuangan Sri Mulyani menunda pengucuran dana transfer ke daerah pada APBNP 2016 sebesar Rp 72,9 triliun, bisa jadi berdampak ke para guru.

BACA : Ungkapkan Kejujuran, Wanita Cantik Ini Batal Dilamar Pacarnya

Sebab, dari jumlah sebanyak itu, Rp 23,3 triliun merupakan dana tunjangan profesi guru seluruh Indonesia yang merupakan dana transfer khusus (DTK).

Sri Mulyani bilang, penundaan pengucuran tunjangan profesi guru dilakukan setelah pihaknya melakukan penelusuran anggaran atas dana transfer ke daerah tahun anggaran 2016.

BACA : Tips Mengatur Jumlah Waktu Tidur yang Tepat Berdasarkan Umur Anda

Pada APBN-P 2016, total dana anggaran tunjangan profesi guru sebesar Rp 69,7 triliun. Setelah ditelusuri, Rp 23,3 triliun merupakan dana yang over budget atau berlebih. Sebab, dana anggaran guru yang tersertifikasi ternyata tidak sebanyak itu.

Plt Ketua PB PGRI Unifah Rasidi mengucapkan terima kasih kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani karena sudah menemukan adanya kelebihan dana tunjangan profesionalisme guru hingga Rp 23,3 triliun.

Jumlah tersebut mencapai 33,4 persen dari total tunjangan profesionalisme guru yang mencapai Rp 69,7 Triliun di APBN-P 2016.

BACA : Meminum Teh dengan Rutin Cegah Stroke, Begini Cara Menyajikannya

Diketahui, saat ini ada 1,2 juta guru yang sudah disertifikasi dan berhak mendapatkan tunjangan profesionalisme guru. Sementara jumlah keseluruhan guru yang diakui ada 2,2 juta. Artinya, masih 1 juta guru yang belum disertifikasi.

Halaman
12
Editor: dedypurwadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help