Tarmizi: Sekarang Jadi Gubernur yang Seksi

Saya harus berhitung, karena mencalonkan diri sebagai PNS harus berhenti. Hitung-hitung dulu untung ruginya.

Tarmizi: Sekarang Jadi Gubernur yang Seksi
bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat berfoto bersama dengan para narasumber pada saat dialog interaktif Pojok Pilkada Stand KPU Kabupaten Bangka dialog interaktif Pojok Pilkada Stand KPU Kabupaten Bangka, Minggu (28/8/2016) malam di Taman Hiburan Rakyat Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat mengaku untuk mencalonkan diri kembali menjadi bupati pada pilkada 2018 nanti dia harus berhitung dulu mengkalkulasikan politik yang bakal terjadi.

"Saya harus berhitung, karena mencalonkan diri sebagai PNS harus berhenti. Hitung-hitung dulu untung ruginya. Jadi bupati jaman sekarang dak seksi lagi karena semua kewenangan di kabupaten sudah diambil provinsi yang sekarang banyak kewenangan daerahnya. Sekarang jadi gubernur yang seksi," ungkap Tarmizi tersenyum saat dialog interaktif yang dipandu Reporter LPP RRI Ully di Pojok Pilkada Stand KPU Kabupaten Bangka, Minggu (28/8/2016) malam di Taman Hiburan Rakyat Batin Tikal Sungailiat.

Menurutnya dari peraturan mengenai pilkada sekarang dengan saat dia mencalonkan diri menjadi bupati pada Pilbup 2013 lalu berbeda, dulu sebagai PNS hanya cuti saja tetapi sekarang harus mengundurkan diri jika mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

"Peraturan yang baru memberatkan. Kalau dulu cukup cuti, sekarang harus mundur. Bagi polisi, PNS, jaksa, hakim mau mencalonkan diri jadi kepala daerah cukup berat, saya rasa ini setengah tidak adil," kata Mantan Sekda Bangka ini.

Ia mengajak masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan memilih pada pilgub tanggal 15 Februari 2017 nanti. Oleh karena itu ia minta peran kades, pengurus masjid, pondok pesantren, BKPMT, khotbah saat sholat Jumat, para tokoh agama dan lainnya ikut berpartisipasi mensosialisasikan ke masyarakat agar datang memilih di TPS-TPS.

"Kelemahan orang Bangka ni males datang ke TPS," sesal Tarmizi.

Untuk penertiban antribut kampanye pihaknya berkoordinasi dengan Polres Bangka.

"Kami akan berlaku adil menertibkannya. Kalau sekarang silahkan masyarakat kenal calonnya, foto-foto bertebaran di jalan-jalan. Ada waktunya akan ditertibkan," kata Tarmizi.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved