Akong Ngaku Salah Habisi Nyawa Pamannya dan Janji Tak Membunuh Lagi

ia habisi pria tua yang dia sebut sebagai dukun santet itu hingga akhirnya merenggang nyawa.

Akong Ngaku Salah Habisi Nyawa Pamannya dan Janji Tak Membunuh Lagi
Bangka Pos / Fery Laskari
Tersangka Ngit Kong alias Akong (44) memperagakan cara dia menghabisi nyawa korban, Lie Kui Nen alias Anen (Peran Korban Digantikan Polisi) dalam rekonstruksi, Kamis (12/5/2016). 

"Putusan dua minggu lagi," kata Solihin.

Dilansir sebelumnya disebutkan, dendam kesumat, Ngit Kong alias Akong (44), sudah bertahun-tahun dia simpan.

Sebelum hujan turun, Jumat (22/4/2016) petang, Lie Kui Nen alias Anen (65), melintas di depan rumahnya.‬

‪Dendam Ngit Kong pun semakin membara. Menggunakan sebuah linggis, ia habisi pria tua yang dia sebut sebagai dukun santet itu hingga akhirnya merenggang nyawa.

Kasus pembunuhan ini dilakukan Ngit Kong alias Akong pada sepupu ayahnya, yang terhitung pamannya sendiri, Lie Kui Nen alias Anen (65).‬

‪Menurut Ngit Kong ketika itu, kekerasan itu terjadi secara tiba-tiba, dan sama sekali tidak direncanakan, walau demikian diakuinya dendam sudah ada sejak lama.

Motif pembunuhan menurut Akong, karena dia yakin, korban telah menyantet keluarganya. Namun polisi mengabaikan alasan atau tuduhan Akong, karena tuduhan santet tak dapat dibuktikan.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help