Parah! Ada Festival Pegang Payudara di Singapura

Agar para perempuan tidak menemani tentara di neraka, maka para perempuan merelakan diri untuk disentuh oleh lelaki.

Parah! Ada Festival Pegang Payudara di Singapura
allsingaporestuff.com/Youtube
Breast Touching Festival 

BANGKAPOS.COM - Breast Touching Festival adalah event yang mirip dengan Festival Halloween.

Terlepas dari pembakaran kertas untuk memberi penghormatan pada arwah saudara-saudara yang biasa disebut good brothers, festival ini selalu diramaikan oleh wanita dan laki-laki.

Banyak pria dan wanita yang sengaja datang ke kota untuk turut berpartisipasi dalam Breast Touching Festival.

Di acara ini laki-laki senang menyentuh bagian dada wanita.

Sedangkan wanita merasa senang hati menerima sentuhan itu.

Menurut legenda pada masa Dinasti Sui, ada banyak pria perjaka yang belum pernah menyentuh perempuan.

Mirisnya, mereka harus kehilangan nyawa di medan pertempuran.

Para pria perjaka yang meninggal di medan perang tersebut arwahnya gentayangan mencari perempuan untuk dijadikan istri.

Menurut mitos yang berkembang, bagi perempuan yang pernah disentuh oleh banyak orang maka arwah tak akan tertarik.

Agar para perempuan tidak menemani tentara di neraka, maka para perempuan merelakan diri untuk disentuh oleh lelaki.

Hal ini bertujuan untuk meghindari roh jahat.

Mitos ini kemudian berkembang menjadi Festival Menyentuh Payudara yang berlangsung di kota Hubei, Singapura, seperti dilansir dari allsingaporestuff.com.

Breast Touching Festival kini menjadi event tingkat internasional.

Banyak wisatawan asing maupun penduduk lokal yang ikut dalam acara ini.

Bukan hanya Singapura, Spanyol juga memiliki festival yang sama yang dilakukan untuk menghormati Santo pelindung Spanyol.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help