Gatot Brajamusti Stres Terancam Hukuman Mati

Dua pucuk senjata itu diperoleh Gatot dari seseorang berinisial AS yang diduga eks-pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional.

Gatot Brajamusti Stres Terancam Hukuman Mati
Tribunnews/Jeprima
Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti saat menjalani pemeriksaan di kediamannya kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (1/9/2016). AA Gatot menjalani pemeriksaan terkait kepemilikan Narkotika jenis sabu dan kepemilikan senjata api. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Polisi mulai mengungkap isi brankas milik Gatot Brajamusti atau Aa Gatot.

Ketua umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) itu ditangkap di sebuah hotel di Lombok, Nusa Tenggara Barat, akhir bulan lalu.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan sejumlah paket sabu. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan Aa Gatot dan beberapa lainnya positif menggunakan narkoba.

Sabtu (3/9) dini hari, rumah kontrakan Aa Gatot di Jalan Niaga Hijau X No 1, Jakarta, digeledah lagi. Dalam penggeledahan itu, terdapat beberapa barang bukti baru.

Polisi juga membongkar sebuah brankas setinggi 1 meter di kamar milik Aa Gatot. Ada satu kotak berwarna coklat bertuliskan "honest".

Di dalamnya ada satu plastik klip berisi kristal putih. Ada pula satu kotak bertuliskan "cafe crime". Di dalamnya ada dua plastik klip berisi kristal putih dan satu botol kecil bertuliskan glucho.

Di dalam botol terdapat satu plastik klip berisi kristal putih dan sebuah cangklong. Kristal-kristal itu diduga sabu. Polisi juga menemukan 13 kotak berisi amunisi peluru beragam kaliber.

"Kami perkirakan total amunisi sebanyak 658 peluru beragam kaliber. Kami amankan pula buku tabungan, tiga dompet berikut isinya, dan 10 bungkus extra viga," terang Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, Sabtu siang.

Dalam penggeledahan sebelumnya, ada berbagai barang terkait narkoba di rumah Aa Gatot.

Petugas juga menemukan dua senjata api, amunisi, dan hewan langka yang diawetkan.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved