Ary Suta Minta Waktu 2 Hari Penuhi Panggilan Polisi Terkait Senpi Gatot Brajamusti

Gatot Brajamusti mengaku mendapat senjata api dari mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), I Putu Gede Ary Suta.

Ary Suta Minta Waktu 2 Hari Penuhi Panggilan Polisi Terkait Senpi Gatot Brajamusti
TRIBUN JAKARTA/FX ISMANTO
Mantan Ketua BPPN I Putu Gede Ary Suta (kedua dari kiri), merayakan Hari Ulang Tahunnya Ke 54, di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta. Kamis (12/4/2012). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Gatot Brajamusti atau biasa disapa Aa Gatot akhirnya mengungkap siapa pemberi senjata api yang ia miliki.

Dia mengaku mendapat senjata api dari mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), I Putu Gede Ary Suta alias AS.

Kasubdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto, kemudian mengonfirmasi siapa pemberi senjata api tersebut. Ini tercantum di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Gatot.

"Iya hasil BAP Gatot. Keterangan dari Gatot saat diperiksa minggu lalu di Polda Mataram," ujar AKBP Budi,Senin (5/9/2016).

Dia menjelaskan, di BAP itu, Gatot menyebut senjata api dan peluru diterima untuk properti dari AS.

"Disebutkan dalam BAP itu senjata api dan peluru diterima untuk properti dari saudara AS," kata dia.

Adapun beberapa senpi yang dimiliki pria yang akrab disapa Aa Gatot itu diantaranya Glock 26 dan Walther berikut delapan butir amunisi, 500 butir amunisi 9 mm, tiga kotak amunisi 9 mm, dan satu kotak amunisi Fiochini 32 Auto.

Sedianya, kemarin Ary Suta diperiksa Subdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya.

Namun, yang bersangkutan berhalangan hadir dengan alasan sakit.

Hari ini, adalah batas waktu yang ditentukan kepada Ary Suta untuk memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved