Bupati Tarmizi Ngeluh, 7 Bulan Urus Surat Tanah di BPN Tak Selesai, Bagaimana Kalau Masyarakat

Bupati Bangka H Tarmizi Saat meminta kepada pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar bisa cepat membuat sertifikat rumah atau tanah

Bupati Tarmizi Ngeluh, 7 Bulan Urus Surat Tanah di BPN Tak Selesai, Bagaimana Kalau Masyarakat
Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat berfoto bersama Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Supardi, Kepala Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Bangka, Bagus Nur Jakfar AS, Kepala BPM Pemdes Kabupaten Bangka Hj Mina Tarmizi dan para kades se Kabupaten Bangka melauching Festival Anggaran, Rabu (7/9/2016) di Kantor Desa Air Ruai Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Bupati Bangka H Tarmizi Saat meminta kepada pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar bisa cepat membuat sertifikat rumah atau tanah karena warga menunggu lama.

Sertifikat tanah miliknya di Kelurahan Matras juga lama kepengurusannya.

Sudah tujuh bulan diakuinya tidak selesai-selesai. Menurutnya, jika sertifikat bupati juga tidak selesai bagaimana dengan sertifikat milik warga.

Untuk itu dia sudah meminta kepada Lurah Matras untuk mengurusnya karena soal biaya tidak menjadi persoalan baginya.

"Kemarin bu lurah saya panggil mau jadi lurah nggak saya bilang karena saya ikut berapa biayanya saya bayar tapi diurus. Punya bupati juga tujuh bulan apalagi punya rakyat. Kan repot urusannya kalau begini. Saya mikirnya begitu," sesal Tarmizi pada acara lauching Festival Anggaran yang diadakan Kejaksaan Negeri Bangka bekerjasama dengan Pemkab Bangka, Rabu (7/9/2016) di Halaman Kantor Desa Air Ruai Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka.

Ia juga mengingatkan agar PNS juga mengurus sertifikat rumah maupun tanah mereka juga. Dari pantauannya di Kabupaten Bangka ini baru 50 persen yang memiliki sertifikat sisanya sebesar 50 persen belum memiliki sertifikat.

"Kalau dak punya sertifikat dak bisa bayar PBB repot kalau tak bayar PBB. Kepala desa dak bayar PBB rakyat di suruh bayar PBB agak repot dak adil seperti ini. Maka kita mulai dari diri kita masing-masing," pesan Tarmizi.

Dia sendiri setiap tahun selalu membayar PBB yang cukup besar sesuai dengan tanah dan rumah yang dimilikinya.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved