Manfaat Kerang Yang Perlu Anda Ketahui, Dari Mencegah Anemia Hingga Meningkatkan Kesehatan Jantung

Salah satunya dengan memperhatikan asupakan makanan. Nah, dari banyaknya menu makanan, makanan laut memiliki ragam manfaat bagi kesehatan.

Manfaat Kerang Yang Perlu Anda Ketahui, Dari Mencegah Anemia Hingga Meningkatkan Kesehatan Jantung
indonesian-medan-food.blogspot.com
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM  – Banyak cara untuk menjaga tubuh terserang dari berbagai penyakit. Salah satunya dengan memperhatikan asupakan makanan. Nah, dari banyaknya menu makanan, makanan laut memiliki ragam manfaat bagi kesehatan. Contonya, kerang yang bisa mencegah anemia hingga meningkatkan kesehatan jantung.

1. Mencegah anemia
Kerang kaya akan zat besi. Dalam satu porsi kerang sebanyak 100 gram, dapat memenuhi 100 persen zat besi harian yang dibutuhkan orang dengan usia 50 tahun ke atas. Zat besi ini memainkan peran penting dalam memproduksi sel darah merah. Ia juga membantu pembentukan protein pengangkut oksigen, yaitu hemoglobin.

2. Antipenuaan
Kerang, khususnya kerang hijau, mengandung mucopolysaccharides. Zat ini dapat membantu kita dalam mempertahankan kehalusan dan keelastisitan kulit. Alhasil, kondisi kulit tetap awet muda.

3. Mengurangi arthritis
Sifat antiinflamasi yang terkandung dalam kerang, bisa mengurangi peradangan sendi yang menyebabkan radang sendi. Khususnya, dalam pengobatan osteoarthritis.

Penelitian telah menunjukkan bahwa pendudukan dari Maori, Selandia Baru, memiliki risiko arthritis yang amat rendah, karena mengonsumsi kerang hijau dalam menu hariannya.

4. Otak lebih sehat
Kerang mengandung asam lemak omega-3 yang bisa menguntungkan otak. Ia juga kaya akan DHA dan vitamin B-12, yaitu dua nutrisi peniring yang melindungi kesehatan otak kita.

Manfaat kerang bagi otak tak hanya itu saja. Sebuah penelitian menunjukkan, DHA dan omega-3 yang diangkut ke otak dapat mengurangi penyusutan otak secara signifikan.

5. Jantung lebih sehat
Kerang yang kaya akan asam lemak omega-3, ternyata tak hanya baik untuk otak kita. Menurut penelitian American Heart Association, asam lemak ini juga bisa menurunkan risiko mengembangkan detak jantung yang abnormal. Lemak tak jenuh itu juga bisa mengurangi penumpukan kolestrol. Alhasil, risiko terserang penyakit dan serangan jantung semakin kecil.

(Healthfitnessrevolution.com)

Editor: Admin 1
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help