Gambar Pahlawan Akan Hadir di Uang Logam Untuk Kali Pertama

Bank Indonesia (BI) menyatakan kesiapannya dalam menerbitkan uang kertas dan uang logam NLRI desain baru. Uang-uang tersebut bakal menampilkan ...

Gambar Pahlawan Akan Hadir di Uang Logam Untuk Kali Pertama
Kompas.com/Glori K Wadrianto
koin 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menyatakan kesiapannya dalam menerbitkan uang kertas dan uang logam NLRI desain baru. Uang-uang tersebut bakal menampilkan 12 pahlawan nasional sebagai gambar utama pada sisi depan uang.

BACA: Raffi Ahmad Kepergok Berduaan dengan Ayu Ting Ting? Inilah Ternyata Penjelasan Suami Gigi

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi menjelaskan, ini adalah kali pertama gambar pahlawan nasional ditampilkan dalam semua denominasi uang, termasuk uang logam.

BACA: Beginilah Ekspresi Jokowi Saat Rudal Buatan China Terlambat Meledak

Sebelumnya, belum pernah ada gambar pahlawan nasional ditampilkan dalam uang logam.

"Untuk kali pertama dalam sejarah kita, gambar pahlawan akan tampil di uang logam," kata Suhaedi dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (15/9/2016).

BACA: Sadis, Oknum Anggota TNI Bunuh Istrinya Gara-gara Mau Mengurus Hal Ini

Sebagai informasi, untuk uang berdesain baru, ada empat pahlawan yang akan ditampilkan di uang logam, yaitu I Gusti Ketut Pudja di pecahan Rp 1.000, TB Simatupang di pecahan Rp 500, dr Tjipto Mangunkusumo di Rp 200, dan Herman Johanes di pecahan Rp 100.

Sebelumnya, desain-desain yang tampil di gambar muka uang logam adalah flora dan fauna. Sebagai contoh, bunga melati muncul di pecahan uang Rp 500, dan pohon kelapa sawit di uang Rp 1.000.

Adapun fauna yang muncul antara lain burung jalak bali di pecahan Rp 200, burung kakaktua raja di pecahan Rp 100, dan komodo di pecahan Rp 50.

Rumah adat berupa rumah gadang juga pernah menjadi gambar utama uang logam pecahan Rp 100, dan alat musik daerah berupa angklung di pecahan Rp 1.000. Untuk pertunjukan daerah, BI pernah menampilkan gambar karapan sapi di pecahan Rp 100.

Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help