Setubuhi ABG Pakai Ilmu Hipnotis, Oknum Guru Honor Pangkalpinang Diamankan Polisi

guru yang seharusnya mengayomi itu dilaporkan telah melakukan perbuatan tidak senonoh yaitu melakukan persetubuhan kepada anak di bawah umur

Setubuhi ABG Pakai Ilmu Hipnotis, Oknum Guru Honor Pangkalpinang Diamankan Polisi
Bangkapos.com/Ajie Gusti
Salah satu guru honorer yang di duga melakukan persetubuhan kepada anak di bawah umur dan diamankan oleh pihak Polres Pangkalpinang, Rabu (14/9/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Salah seorang tenaga pendidik honorer di sebuah sekolah tingkat atas Pangkalpinang diamankan Kepolisian Pangkalpinang, Selasa (13/9/2016) siang.

Pasalnya, guru yang seharusnya mengayomi itu dilaporkan telah melakukan perbuatan tidak senonoh yaitu melakukan persetubuhan kepada anak di bawah umur sebut saja Mawar (16) warga Pangkalpinang.

Pria yang diketahui berinisial JE (30) yang merupakan warga Pangkalpinang ini masih terus di lakukan pemeriksaan oleh unit Reskrim Polres Pangkalpinang, Rabu (14/9/2016).

"Kejadiannya pada Jumat, 2 September 2016 lalu, lalu dilaporkan pada 9 September sehingga setelah di lakukan pemeriksaan korban, kemudian pelaku kita amankan," ungkap Wakapolres Pangkalpinang, Kompol Andreas mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi P.

Pihaknya mengakui, hingga saat ini pelaku masih di lakukan pemeriksaan dan akan dinaikan statusnya jika telah lengkap pemeriksaannya.

Korbannya sebut saja Mawar mengaku terperdaya oleh hipnotis korban sehingga di lakukan hal yang tidak senonoh tersebut pada Jumat 2 September 2016 lalu.

"Korbannya mengakui kepada keluarganya bahwa merasakan seperti dihipnotis, sehingga terjadi hal itu," ungkap Wakapolres Pangkalpinang, Kompol Andreas.

Menurutnya, hingga saat ini korban dan pelaku masih di lakukan pemeriksaan oleh unit Reskrim Polres Pangkalpinang.

"Sebelumnya kita mendapatkan laporan dari keluarga korban dan langsung kita lakukan penyelidikan, hingga akhirnya kita amankan pelaku di kediamannya pada Selasa, 13 September siang," jelasnya.

Polres Pangkalpinang juga mendatangkan saksi ahli yaitu Psikolog Kepolisian dari Polda Kepulauan Babel untuk melakukan pemeriksaan terhadap guru honorer, JE (30) yang melakukan perbuatan tidak senonoh kepada seorang anak di bawah umur sebut saja Mawar (16) yang merupakan warga Pangkalpinang, Rabu (14/9/2016).

"Kita juga datangkan saksi ahli untuk melakukan pendalaman, jika nanti sudah rampung maka status pelaku akan kita naikan," jelas Wakapolres Pangkalpinang, Kompol Andreas.

Menurutnya, pelaku dapat dikenakan Undang-Undang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman dari 5 sampai 15 tahun penjara.

"Bahkan sesuai undang-undang itu pada pasal 82 ayat 2, pelaku dapat ditambah sepertiga masa hukumannya karena memiliki profesi sebagai pendidik," tegasnya.

Hingga saat ini, usai diamankan pada Selasa, 13 September siang kemarin, pelaku masih di lakukan pemeriksaan oleh unit Reskrim Polres Pangkalpinang.(*)

Penulis: Ajie Gusti Prabowo
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved