Tim Investigasi Ungkap Adik Freddy Budiman Setor Rp 2 Miliar ke Oknum Polri

Tim Investigari Polri justru menemukan indikasi lima aliran dana senilai lebih Rp 2 miliar kepada sejumlah oknum penyelidik kasus narkoba.

Tim Investigasi Ungkap Adik Freddy Budiman Setor Rp 2 Miliar ke Oknum Polri
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Tim Investigasi Polri mengumumkan hasil kerjanya selama satu bulan terkait dugaan aliran dana Freddy Budiman kepada pejabat Polri, Kamis (15/9/2016). Tim menyatakan tidak menemukan adanya bukti aliran dana dari Freddy Budiman kepada pejabat Polri tertentu sebesar Rp 90 miliar. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Hasil penelusuran Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan Polri belum menemukan aliran dana bisnis narkoba Freddy Budiman ke pejabat atau jenderal di Mabes Polri.

Tim tersebut justru menemukan indikasi lima aliran dana senilai lebih Rp 2 miliar kepada sejumlah oknum penyelidik kasus narkoba.

"Jadi, yang empat aliran dana terkait pernyataan adiknya (adik Freddy Budiman). Aliran dana yang waktu itu, kepada penyelidik dan atasan penyelidik kasusnya. Yang satu lagi terkait pernyataan terpidana mati lainnya (bukan Akiong)," kata anggota TPF, Effendi Gazali, di STIK, Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Ia merinci, dari data PPATK dan konfirmasi kepada orang-orang terkait diketahui, dana lebih Rp2 miliar ke oknum polisi itu terdiri dari Rp 20 juta, Rp 50 juta, Rp 75, Rp 700 dan lebih Rp 1 miliar.

Adapun aliran dana lebih Rp 1 miliar justru dilakukan oleh seorang bandar besar yang tengah menjalani hukuman.

"Yang satu lagi itu terkait terpidana mati lain, dia sudah pindah-pindah lapas, terakhir di BNN. Paling sehabis ini dia balik lagi ke Lapas Cipinang. Angkanya lebih Rp1 miliar," jelasnya.

Effendi menambahkan, indikasi lima aliran dana kepada para oknum polisi tidak bersumber dari Freddy Budiman.

Dan temuan ini ditindaklanjuti oleh Propam Polri dan tim Satgas.

Pernyataan tersebut setelah tim melakukan penelusuran selama satu bulan sesuai dengan Surat Perintah Kapolri Nomor : Sprin/1589/VIII/2016.

Anggota Tim Investigasi, Effendi Ghazali, mengatakan pihaknya menelusuri kemungkinan dana dari Freddy Budiman tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap video Testimoni, laporan PPATK, dan keterangan narasumber.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved