PON XIX

Babel Raih Medali Kedua dari Atlet Panjat Tebing Farina

"Sebenarnya nggak nyangka ya, tapi berkat doa orang tua dan seluruh masyarakat Babel akhirnya bisa mendapat mendali," kata Farina.

Babel Raih Medali Kedua dari Atlet Panjat Tebing Farina
Bangka Pos/Evan S
Farina menggigit medali perak yang diraihnya. 

LEMBANG, BANGKA POS - Farina Handayani, atlet Panjat Tebing, menambah pundi medali Bangka Belitung di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX, Jawa Barat. Berlaga di kategori Speed WR Putri, Farina meraih medali perak.

Sebelumnya, Babel juga mendapat perak di cabang olahraga Binaraga. Medali pertama itu dipersembahkan Kurniawansyah yang ikut dalam kelas 65 kilogram. Hingga kemarin, Babel berhasil mengumpulkan dua medali perak.

Farina mengatakan apa yang telah diperoleh merupakan doa masyarakat Babel. Dia bersyukur bisa meraih medali karena persiapan hanya dilakukannya selama empat bulan.

"Sebenarnya nggak nyangka ya, tapi berkat doa orang tua dan seluruh masyarakat Babel akhirnya bisa mendapat mendali," kata Farina saat ditemui usai pertandingan di Cikole, Lembang, Bandung Barat, Senin (19/9).

Farina berharap bisa menambah perolehan medali untuk Babel pada pertandingan tim boulder putri yang akan dipertandingkan pada hari ini, Selasa (20/9). Tim boulder putri berhasil lolos ke final setelah bertanding di babak penyisihan kemarin. Selain Farina, anggota tim boulder putri Babel antara lain Fitri, Mery, dan Julita.

Sementara itu, atlet karate Babel terpaksa angkat koper menyusul tim Voli Pasir, dan Judo. Kemarin, tim karate putri Babel, antara lain Siti, Satifah, dan Hera tak dapat meneruskan ke babak selanjutnya dalam pertandingan yang digelar Sasana Budaya Ganesha ITB, Bandung.

Kekalahan juga diderita tim tenis beregu putra Babel yang harus mengakui kekutana Jawa Barat, selaku tuan rumah.

Kemarin, Babel kalah 0-3 dari Jabar. Sebelumnya kekalahan juga ditelan dari Jawa Timur dengan skor sama.

Kegagalan juga diraih Medi Juana yang berhasil masuk final dayung cano 1 1.000 meter. Medi hanya bisa berada di peringkat enam terbaik. Meski begitu, dia masih berpeluang memperoleh medali dalam pertandingan jarak 200 meter yang digelar hari ini, Selasa (20/9).

Biliar kalah
Tiga atlet biliar Babel menelan kekalahan dalam kategori single 15 Ball dan 8 ball di Arena Biliar Graha Siliwangi, Bandung, Senin (19/9). Suhardiman, atlet Babel yang berlaga di kategori single 15 ball harus mengakui keunggulan Rudi Pranata dari Kalteng.

Serupa dialami Juisirsan Cokro yang kalah dari Imran, atlet Kepulauan Riau. Sementara 8 Ball Single (A) Babel, Siswanto kalah dari atlet Banten Sandhy Rafael.

Pelatih Biliar Babel, Welly mengatakan Babel masih berpeluang mendulang medali di kategori double bola 15 dan single bola 10. Semangat untuk meraih medali pun diungkapkan Suhardiman yang mengaku gugup di awal-awal pertandingan perdananya kemarin.

"Awal-awalnya saya tegang baru frame-frame akhir saja kondisi membaik tapi sudah ketinggalan. Saya masih ada kesempatan lagi di Pool 10 Ball single dan double di bola 15," kata Suhardiman. (l4)

Editor: Idandi Meika Jovanka
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help