Inilah Transkrip Lengkap Pembicaraan Lewat Telpon Saipul Jamil Minta Dihukum Ringan

Samsul: Iya posisi terjepit sekarang. Saya bilang ya udah dek..paling be..kabarnya kalau enggak malam ini kalau enggak besok dia bilang

Inilah Transkrip Lengkap Pembicaraan Lewat Telpon Saipul Jamil Minta Dihukum Ringan
KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG
Saipul Jamil di sel tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (9/5/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Terpidana kasus pencabulan pria di bawah umur Saipul Jamil ternyata tahu rinci soal suap yang diberikan kepada sejumlah pihak agar dirinya mendapat vonis ringan.

Awalnya pedangdut itu membantah mengetahui adanya upaya suap dalam perkara yang menjeratnya.

Namun dalam sidang di Pengadilan Tipikor dengan terdakwa Kasman Sangaji, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutar rekaman sadapan antara‎ Saipul dan kakaknya, Samsul Hidayatullah.

Dalam rekaman yang diputar jaksa, jelas terdengar mantan suami pedangdut Dewi Perssik itu membicarakan upaya suap kepada panitera dan hakim PN Jakarta Utara bersama kakaknya.

Dalam rekaman ini, Samsul menjelaskan kepada Saipul tentang upaya pengaturan hakim masih menemui kendala.

Kata Samsul, tiga anggota majelis hakim masih mempertimbangkan untuk tidak menjatuhkan vonis satu tahun untuk Saipul, sesuai keinginan pihak pengacara.

Samsul juga menjelaskan ke Saipul kalau dirinya menolak memberi uang Rp 500 juta sebagaimana diminta panitera jika Saipul divonis dua atau tiga tahun penjara.

Namun, dia juga memastikan ke Saipul kalau Ketua Majelis Hakim Ifa Sudewi sudah setuju untuk menggunakan pasal dalam dakwaan alternatif kedua. Hukuman dalam pasal di dakwaan kedua itu lebih ringan hukumannya.

Berikut transkrip rekaman pembicaraan telepon yang diputar Jaksa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (19/9/2016).

Samsul: Ya Halo
Saipul: Halo. Halo.
Samsul: Jadi kabar terbaru itu begini.
Samsul: Heemm
Samsul: Tiga, yang di sampah itu, tiga majelis itu
Saipul: He emm
Samsul: Dia itu masih belum bisa nyanggupin satu ternyata. Jadi tuh. Tapi nih lagi di..nih lagi diupayakan malam ini. Kalau enggak besok pagi jam sembilan kabarnya
Saipul: Oh gitu
Samsul: Iya. Karena tiga orang ini masih mau bertahan kalau bisa. Dua atau tiga
Saipul: Berapa?
Samsul: yang tiga hakim. Dia enggak mau ambil resiko di satu. Kalau yang dua orang sudah oke. Satu
Saipul: Hemm
Samsul: Tapi yang tiga masih di dua atau..masih di dua atau tiga vonisnya
Saipul: Dua atau tiga
Samsul: iya. Gue bilang ya. Bu, kalau (suara tidak jelas) kayak gitu saya.. saya enggak mau gopek saya bilang gitu aja
Saipul: Hemm gitu
Samsul: He eh. Tapi kan posisi kita kan posisi jepit tuh iya kan?
Saipul: He emm
Samsul: Iya posisi terjepit sekarang. Saya bilang ya udah dek..paling be..kabarnya kalau enggak malam ini kalau enggak besok dia bilang
Saipul: Heem
Samsul: Nih masih kita upayakan
Saipul: Heem
Samsul: Pastinya kalau pasal sih udah Pasal 292
Saipul: Heem
Samsul: Cuman untuk jumlahnya, jumlah vonisnya yang tiga orang itu masih minta pertimbangan
Saipul: Heem
Samsul: Kalau yang dua sih udah setuju
Saipul: Ibu?
Samsul: Termasuk si Ibu, Ibu mah sudah setuju
Saipul: Heemm
Samsul: gitu. Yang tiga itu yang masih bertahan di dua atau tiga
Saipul; Hemm gitu ya

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved