Pilgub Babel 2017

Nostalgia Politik Double Y Berkat Cikeas

Pengamat Politik Babel, Bambang Ari Satria menilai peta politik Pilgub Babel 2017 semakin dinamis menuju hari pendaftaran.

Nostalgia Politik Double Y Berkat Cikeas
IST
Bambang Ari Satria 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengamat Politik Babel, Bambang Ari Satria menilai peta politik Pilgub Babel 2017 semakin dinamis menuju hari pendaftaran.

KPU sebagai penyelenggara pilkada akan membuka pintu pendaftaran dimulai besok, Rabu (21/9/16) hingga Jumat (23/9/16).

Sejauh ini, yang sudah memastikan diri maju adalah Rustam Effendi, Hidayat Arsani dan Erzaldi. Di samping tiga poros yang sudah terbentuk sejak awal, poros keempat pun muncul dua hari sebelum pintu pendaftaran dibuka dan itu ditentukan lewat cikeas pada Senin malam (19/9/16). Koalisi ini terdiri dari PPP, Demokrat dan PBB.

Rustam Effendi yang menggunakan kereta PDIP dikabarkan akan didampingi oleh Walikota Pangkalpinang, Irwansyah. Erzaldi yang diusung Gerindra, Nasdem dan PKB akan menggaet mantan Sekda Belitung Abdul Fattah. Sementara, Hidayat Arsani menggandeng mantan Wakil Bupati Bangka Barat Sukirman dengan ditopang 16 kursi DPRD. Mereka adalah koalisi Golkar, PKS, PAN dan Hanura.

Sedangkan poros keempat adalah nostalgia politik antara Yusron dan Yusroni. Dubes Indonesia untuk Jepang ini sudah mengantongi rekomendasi dari PPP, Demokrat dan PBB untuk maju dalam pilgub berpasangan dengan mantan Bupati Bangka. Mereka pun akan mendaftakan diri di hari pertama jadwal KPU.

"Demokrat lebih memilih cagub dari luar proses penjaringan. Dengan demikian, peta politik Pilgub Babel 2017 semakin jelas terbaca. Semua partai sudah terkunci. Rustam-Wawan didukung 22 persen Kursi DPRD, Dayat-Sukirman didukung 36 persen Kursi DPRD, Erzaldi-Fattah didukung 20 persen kursi DPRD dan Yusron-Yusroni didukung 22 persen Kursi DPRD," ujar Bambang.

Bambang menjelaskan, Pilgub Babel 2017 lebih greget dengan semakin banyak pilihan. Artinya, publik dalam hal ini pemilih disajikan dengan beragam pilihan. Komposisi kontestan ini mengingatkan kita dengan Pilgub Babel 2012, yakni ada empat pasang yang maju dalam pilkada.

"Yang membedakan adalah Pilgub Babel 2017 adalah kompetisi para eksekutif. Ada Dubes, Gubernur Petahana, Wagub Petahana, Bupati, Walikota, Mantan Bupati, Mantan Wabup dan Mantan Sekda. Tidak ada wajah legislatif yang berani tampil. Komposisi Cagub nya pun lebih berimbang, dua perwakilan Pulau Bangka dan dua perwakilan Pulau Belitung. Keterwakilan kabupaten pun terpenuhi. Hanya kabupaten Bangka Selatan yang tidak mengirim kontestan dan tentu pemilih di kabupaten ini bakal diperebutkan nantinya," tutup Bambang.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved