Putri Bangsawan Inggris Ditembak Mati di Filipina

Aurora Moynihan, putri dari Bangsawan Inggris ditembak mati, jasadnya ditemukan bersama beberapa sachet obat terlarang.

Putri Bangsawan Inggris Ditembak Mati di Filipina
Facebook/Independent
Aurora Moynihan (kanan) dan adiknya Maritoni Fernandez (kiri) 

BANGKAPOS.COM, MANILA - Mayatnya ditemukan dengan selembar kertas bertuliskan "pengedar" di atas tubuh perempuan itu.

Putri bangsawan Inggris itu diduga ditembak mati pada 10 September 2016 lalu di Filipina karena dianggap terlibat narkoba.

Tubuh yang ditemukan di jalan Manila itu adalah Aurora Moynihan, putri dari Bangsawan Anthony Moynihan, yang meninggal pada tahun 1991 setelah melarikan diri dari Inggris karena menghadapi serangkaian dugaan penipuan.

Perempuan 45 tahun itu ditemukan dengan beberapa sachet obat terlarang.

Moynihan ditangkap pada tahun 2013 ketika penggerebekan di sarang narkoba dan diyakini menjadi bagian dari sebuah sindikat.

Sejak Rodrigo Duterte menjadi Presiden Filipina, telah ada tindakan keras yang ekstrim pada obat-obatan terlarang tersebut.

Adik Moynihan, Maritoni Fernandez, aktris film terkenal di Filipina, menerbitkan sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa keluarga masih berduka.

"Kita sebagai keluarga tengah berduka, berkabung,"katanya, menurut Telegraph.

Moymihan masih dalam masa pembebasan bersyarat dalam kasus kepemilikan obat-obatan terlarang.

Dia tertangkap dalam penggerebekan polisi di Manila pada Februari 2013. (Independent/Telegraph/AFP)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved