Ternyata Ahok Khawatir Jika Cuti Kampanye, APBD Diselewengkan

Bakal Calon Petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, enggan memilih cuti selama kampanye

Ternyata Ahok Khawatir Jika Cuti Kampanye, APBD Diselewengkan
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Gubernru DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Bakal Calon Petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, enggan memilih cuti selama kampanye dikarenakan permasalahan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Hal itu diungkapkan Muhammad Fathony, pendiri Teman Ahok. "Sebenarnya iu masalah bahas anggaran sih yah," katanya, Senin (19/9).

Menurutnya, jika Ahok diharuskan untuk cuti kampanye selama empat bulan, dikhawatirkan anggaran APBD akan diselewengkan.

"Jadi kalau beliau cuti berati anggaran tersebut digantikan oleh PLTnya, itu yang kita khawatirkan," ujarnya.

"Takutnya ada oknum-oknum yang mempermainkan APBD," sambung Fathony.

Ia mengaku, mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan bahwa, Ahok sebenarnya jika setuju saja jika harus cuti asalkan bukan di akhir tahun.

"Tapi kalau Undang-undang sudah menentukan harus cuti yah mau nggak mau pak Ahok harus cuti. Pak Ahok juga sudah buat statementnya untuk membuat surat cuti," katanya di sekretariat Teman Ahok.

Ahok akan digantikan oleh Pelaksana tugas yang tidak memiliki hak untuk menandatangani APBD DKI 2017 nantinya.

Pun dikhawatirkan jika cuti selama empat bulan, siapa yang akan tanda tangan APBD di paripurna DPRD nanti belum jelas.

Fathony menegaskan, Ahok mau saja cuti namun khawatir akan anggaran APBD. "Sebenarnya dia mau, tapi khawatir anggaran aja. Makanya butuh pengawasan," imbuhnya. (Faizal Rapsanjani)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help