Video: Batu Sebesar Gunung Melayang, Ajaibnya Tidak Jatuh

Batu granit ini, biasa disebut oleh pengunjung yang sudah pernah berada dilokasi dengan nama Balancing Rock.

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Satu bundelan besar, batu granit berbentuk seperti oval berada ditumpukan besar batu granit lainnya.

Batu itu terbilang sangat unik sekali, dan jika dimasukan dalam pikiran manusia, tentunya batu granit tersebut pasti sudah jatuh diatas permukaan bumi.

Batu granit ini, biasa disebut oleh pengunjung yang sudah pernah berada dilokasi dengan nama Balancing Rock. Namun warga sekitar menamain batu berukuran super besar ini, dengan Bukit Banitan.

Mau tau apa yang unik dari batu yang berada 200 meter dari pinggir Jalan Renati, Dusun Aik Gelarak, Desa Air Selumat, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel) ini?.

Diatas hamparan batu granit yang memiliki ketinggian sekitar 100 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL) ini, terdapat satu batu berukuran besar berbentuk oval.

Antara batu yang memiliki hamparan, jika dilihat dengan kasat mata tidak menyatu dengan batu granitnya. Istilahnya batu granit berbentuk oval itu, terpisah dari batu hamparan yang ada dibagian bawahnya.

Hanya saja, ada jarak kurang dari satu meter terlihat ada seperti lem perekat yang terlindung oleh pasir, berada diantar sisi bebatuan ini. Posisi batu oval tersebut pun pada kondisi miring dan lebih mencorok kebagian kiri.

Diseputaran batu ini, tidak ada batu yang menahan supaya batu berbentuk oval itu tidak jatuh. Jadi sangat terbilang aneh sekali dan mungkin ini sangat bagus untuk destinasi wisata baru.

Diketahui, Jalan Ranati, Dusun Aik Gelarak, Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung berada di 14 kilometer dari Kota Tanjungpandan.

Akses untuk menuju lokasi ini, sangat tidak sulit lantaran dari Tanjungpandan menuju lokasi, bisa menggendarai kendaraan apapun dan melalui Jalan aspal yang sangat mulus.

Hanya saja, ketika tiba dipinggir aspal dan melihat kemegahan bukit banitan ini, kita harus memarkirkan mobil dipinggir jalan. Namun untuk sepeda motor bisa memarkirkan kendaraan didekat dengan posisi batu tersebut.

Setelah itu, kita bisa menempuh batu unik itu dengan berjalan kaki dan menyisir punggung bukit banitan ini. Kemudian, dilanjutnya dengan sedikit menaiki tanjakan sekitar 10 meter. (*).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved