Perantau Minang dan Pejabat Sumbar Kumpul di Pangkalpinang

Organisasi perantau Minang se-Kepulauan Bangka-Belitung dan Rombongan Pemerintah daerah Sumatera Barat (Sumbar) berkumpul di Pangkalpinang...

Perantau Minang dan Pejabat Sumbar Kumpul di Pangkalpinang
BANGKAPOS.COM/EMIL MAHMUD
Para perantau Minang di Babel dan pihak eksekutif dan legislatif Sumbar di Villa Bangka Botanical Garden (BBG), Jalan Pasirpadi, Pangkalpinang, Kepulauan Babel, Sabtu (24/09/2016).

Laporan wartawan Bangka Pos, Emil Mahmud

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Organisasi perantau Minang se-Kepulauan Bangka-Belitung dan Rombongan Pemerintah daerah Sumatera Barat (Sumbar) berkumpul di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (24/09/2016).

Kedua belah pihak berkumpul guna meningkatkan kerjasama antara perantau Minang di Babel dan pihak eksekutif dan legislatif Sumbar di Villa Bangka Botanical Garden (BBG), Jalan Pasirpadi, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Babel.

Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Pangkalpinang, Fauza Achmad mengemukakan pertemuan kali ini terlaksana melalui Biro Administrasi Pembangunan dan Kerja sama Rantau Pemprov Sumbar.

"Jadi pengundang acara pertemuan langsung Gubernur Sumbar, sedangkan acarannya bertempat di Pangkalpinang dihadiri para pejabat Sumbar dan perantau Minang se-Babel," ujar Fauza kepada Bangkapos.com, Sabtu.

Disebutkan, para pejabat Sumbar yang hadir antara lain, gubernur diwakili Kabiro Administrasi Pembangunan dan Kerja sama Rantau, M Yani, Ketua DPRD Sumbar diwakili Anggota Komisi IV Marlis serta pejabat Pemkab 50 Kota, (salah satu kabupaten di Provinsi Sumbar), M Yunus dan beberapa staf lainnya.

Sebelumnya, agenda pertemuan juga membahas berbagai bidang yang meliputi sosial, budaya dan ekonomi. Para pengusaha serta tokoh perantau Minang dari Kota Pangkalpinang, Koba, Muntok, Toboali atau utusan dari kabupaten/kota se-Babel hadir dan berdiskusi secara kekeluargaan.

Selanjutnya, rombongan tamu dan undangan singgah di Rumah Adat Minang di Jalan Nilam, Kelurahan Bacang, Pangkalpinang. Rumah adat itu menjadi sekretariat IKMP yang berdiri milik perantau di Kepulauan Babel.

Penulis: emil
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved