Terlalu Muda Jadi Jendral, Krishna Murti Terpaksa Dicopot dari Jabatan Wakil Kapolda Lampung

Boy menyebutkan dua alasan mengapa Krishna dimutasi sebagai Kepala Bagian Pengembangan Kapasitas (Kabagkembangtas)

Terlalu Muda Jadi Jendral, Krishna Murti Terpaksa Dicopot dari Jabatan Wakil Kapolda Lampung
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Krishna Murti saat menghadiri acara Crime + Investigation Indonesia di Hotel Intercontinental, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2016). Tribunnews/Jeprima 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar meluruskan pemberitaan yang menyebutkan Kombes Krishna Murti dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Kapolda Lampung karena tersandung kasus.

Mutasi Krishna yang relatif singkat pada jabatannya sebelumnya itu memang bertepatan dengan dugaan tindak kekerasan yang kini ditangani Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

"Tidak ada kaitan kasus. Itu kan mekanisme yang berjalan di Propam," ujar Boy kepada Kompas.com, Sabtu (24/9/2015).

Boy menyebutkan dua alasan mengapa Krishna dimutasi sebagai Kepala Bagian Pengembangan Kapasitas (Kabagkembangtas) Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri.

Pertama, perubahan tipologi Polda Lampung menjadi tipe A membutuhkan pucuk pimpinan yang diisi oleh bintang dua dan bintang satu.

Sementara Krisna dianggap terlalu muda untuk diangkat menjadi Brigjen Pol.

"Krishna Akpol tahun 1991, oleh tim Dewan Kebijakan dianggap masih junior," kata Boy.

Alasan kedua, yakni kemampuan Krishna dibutuhkan untuk sidang umum Interpol di Bali pada November 2016.

Boy mengatakan, Krishna memiliki kemampuan di bidang hubungan internasional sehingga dibutuhkan menjadi salah satu tim.

Krishna diketahui memang berpengalaman di bidang tersebut.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved