Seminar Nasional Dewan Pendidikan

Bustami Rahman: Sejahterakan Guru

Melalui dinas pendidikan pelatihan dan diklat juga terus ditingkatkan agar kompetensi pendidik lebih baik.

Bustami Rahman: Sejahterakan Guru
bangkapos.com/dok
Prof Dr Bustami Rahman 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Giarti Hadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berkomitmen untuk memajukan pendidikan di kepulauan ini, salah satu bentuknya adalah pemberian beasiswa baik dari dana daerah maupun pusat, dan besaran beasiswa akan terus meningkat tiap tahunnya.

Melalui dinas pendidikan pelatihan dan diklat juga terus ditingkatkan agar kompetensi pendidik lebih baik.

"Kita berkomitmen yang akan terus memprogramkan beasiswa pertahun dengan skema dana dari daerah maupun dari pusat. Mulai dari tahun ini yang pasti besaran dana beasiswa yang diterima para guru maupun tenaga kependidikan naik dari sebelumnya," demikian dipaparkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung Muhammad Sholeh, MM saat menjadi nara sumber dalam seminar nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Babel, Sabtu (24/9) di Hotel Bumi Asih.

Selain itu, beliau juga menjelaskan capaian keberhasilan atau prestasi menggembirakan yang sudah dicapai di Babel sejauh ini.

"Kedepan dinas pendidikan akan terus memperkuat program pelatihan dan diklat dalam rangka meningkatkan produktivitas kualifikasi dan kompetensi pendidik, tenaga kependidikan, termasuk juga para lulusan sekolah yang akan disiapkan masuk dunia kerja. Selain itu, mulai tahun depan direncanakan akan ada batasan maksimal iuran komite sekolah yang besaran maksimalnya tidak lagi boleh lebih dari 100 ribu rupiah," tambahnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Babel Prof.Bustami Rachman, dalam paparannya menekankan pentingnya konteks kesejahteraan guru yang harus diperkuat secara serius dan berlanjut.

"Sejahterakan guru, itu yang penting, memang guru-guru kita harus ikhlas dan tulus mengabdikan dirinya sebagai pendidik, guru itu lebih kaya secara potensial dari pada riil,”ungkap Guru Besar yang mengajar di FISIP UBB ini.

Ditambahkannnya, bahwa dorongan agar guru terus berprestasi tentu juga harus diikuti dengan perlakuan dan perhatian yang memadai untuk mereka.

Dirjen Dikdasmen Suparlan Basir, MEd menyoroti posisi dewan pendidikan yang pada dasarnya tidak ada hubungan hirarkis dengan gubernur selaku eksekutif.

Menurutnya, relasi keduanya lebih kepada relasi koordinatif dan kemitraan (partnership). Lebih lanjut, dikemukakan juga terkait 7 arah kebijakan pembangunan pendidikan; mulai dari penguatan fokus perhatian pada daerah 3 T (tertinggal, terpencil, dan tertinggal), akses pendidikan untuk masyarakat miskin, adil dan setara gender, pemanfaatan pos anggaran secara maksimal, keterlibatan masyarakat, dan prinsip demokratis, transparan dan akuntabel dalam tata kelola pendidikan.

Ketua Panitia Seminar Suwarko, S.Pd dalam rilisnya menyatakan seminar ini menjadi salah satu dari beberapa rangkaian program Dewan Pendidikan untuk terus-menerus memperkuat komitmen ke semua pihak, khususnya para penggiat, pelaku, dan juga para pengambil kebijakan dalam rangka mendongkrak mutu pendidikan di negeri Serumpun Sebalai.

"Sejauh ini, dewan pendidikan terus berkoordinasi melalui rangkaian supervisi bersama dengan masyarakat, komite sekolah, para dewan guru, dan juga dewan pendidikan kabupaten/kota di Bangka Belitung,"paparnya.

Seminar Nasional ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai stakeholders dunia pendidikan sehingga nantinya dengan pelaksanaan seminar nasional pendidikan ini terjalin penguatan dewan pendidikan dan komite sekolah dalam rangka mendukung program pendidikan dasar dan menengah.

Lebih khusus sebagai momentum sharing gagasan sekaligus untuk memperkuat komitmen bersama terkait tata kelola dan arah kebijakan pendidikan di Bangka Belitung ke depannya.(*/gea)

Penulis: giarti
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help