Kanjeng Dimas Perintahkan Bunuh 2 Pengikutinya dengan Bayaran Rp 300 Juta

Otaknya diduga adalah Dimas Kanjeng, yang selama ini dielu-elukan oleh ribuan pengikutnya yang berasal dari berbagai daerah.

Kanjeng Dimas Perintahkan Bunuh 2 Pengikutinya dengan Bayaran Rp 300 Juta
Istimewa
Kanjeng Dimas Taat Pribadi 

BANGKAPOS.COM, PROBOLINGGO - Dimas Kanjeng Taat Pribadi kini sudah mendekam di sel tahanan Polda Jawa Timur.

Dia ditangkap karena diduga menjadi otak pembunuhan dua santri atau muridnya bernama Abdul Gani dan Ismail Hidayah.

Dua korban itu ditemukan di dua lokasi berbeda, namun ada kesamaan dugaan motifnya.

Dalam perkembangan penyelidikan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim terungkap bahwa upah pembunuhan berencana itu sekitar Rp 300 juta.

Artinya, Kanjeng Dimas Taat Pribadi diduga mengeluarkan uang Rp 300 juta untuk upah pembunuhan dua korban tersebut.

Ada enam orang yang diduga sebagai eksekutor terhadap korban.

Otaknya diduga adalah Dimas Kanjeng, yang selama ini dielu-elukan oleh ribuan pengikutnya yang berasal dari berbagai daerah.

Hasil pemeriksaan terhadap para saksi, disebutkan bahwa Abdul Gani sengaja dihabisi karena dicurigai akan membongkar atau bocorkan informasi terkait Penggandaan Uang yang dikerjakan oleh Dimas Kanjeng.

Abdul Gani rencananya akan ke Mabes Polri untuk melaporkan 'pengetahuannya' dalam padepokan yang berada di Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Gani dicurigai akan membongkar dugaan penipuan penggandaan uang itu, sehingga geraknya harus dihentikan.

Maka sebelum berangkat ke Jakarta, Gani dipanggil Dimas Kanjeng dengan iming-iming akan diberikan uang hadiah Rp 120 miliar.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved