Pedagang Tahu Bulat Nyambi Jualan Pil Dextro

Aparat Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah, membekuk dua penjual tahu bulat yang mengedarkan pil dextro.

Pedagang Tahu Bulat Nyambi Jualan Pil Dextro
Humas Polres Pekalongan
Salah seorang tersangka pengedar pil Dextro, Fatir dimintai keterangan petugas Polres Pekalongan, Jawa Tengah. 

BANGKAPOS.COM, PEKALONGAN,  - Aparat Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah, membekuk dua penjual tahu bulat yang mengedarkan pil dextro.

Keduanya adalah Mulfi Gonidhin (24) dan Fatir (19). Warga Kedungwuni, Pekalongan, ini ditangkap saat sedang berjualan, Kamis (29/9/2016) lalu.

Kabag Humas Polres Pekalongan AKP Aries Tri Hartanto mengatakan, pihaknya menangkap Fatir terlebih dahulu setelah mendapat laporan dari masyarakat yang melihat pemuda kerap bertransaksi selain tahu bulat.

Setelah melakukan pengembangan, barulah polisi membekuk Mulfi beberapa jam kemudian.

"Dari pelaku kita mengamankan 59 paket pil dextro yang masing-masing paketnya berisi sembilan butir, serta 5 paket berisi 18 butir," kata Aries, Jumat (30/9/2016).

Aries menambahkan, pihaknya mengamankan barang bukti lain, yakni ponsel milik pelaku dan uang Rp 100 ribu.

Menurut dia, pil dextro termasuk jenis narkoba yang murah sehingga peredarannya dikhawatirkan bisa menyasar genersi muda.

"Para pelaku dijerat Pasal 197 dan Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara," kata dia.

Penulis : Kontributor Pekalongan, Ari Himawan Sarono

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help