RSUD Sungailiat Terapkan KTR, Berani Merokok Dendanya Rp 50.000

Perilaku merokok pada lingkungan RSUD sudah sangat memprihatinkan dan harus segera dibenahi.

RSUD Sungailiat Terapkan KTR, Berani Merokok Dendanya Rp 50.000
ist

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungailiat telah menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada 1 September 2016, sejak ditandatanganinya keputusan direktur RSUD Sungailiat Nomor 188.4/084/RSUD/2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Berdasarkan SK Direktur RSUD Sungailiat yang didasari Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Nomor 11 Tahun 2014 tentang kawasan tanpa rokok, maka dibentuklah Tim KTR RS yang diketuai oleh dr Zarril Khifari di dampingi oleh Agung UM, S.Kep selaku sekretaris Tim KTR-RS sekaligus penggagas kegiatan ini.

"Saya percayakan Program KTR RS ini Pada dr Zarril dan Agung untuk mengawanginya mengingat dr Zarril adalah salah satu dokter umum senior di RSUD yang mewakili funsionalis. Sedangkan Agung, S.kep mewakili Struturalnya yang mana Agung ini SDM kami yang pernah menjadi kasi promkes pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka. Dengan dasar itu kami berharap Agung dapat menerapkan Ilmu Penerapan KTR yang pernah diterapkannya," jelas Direktur RSUD Sungailiat Jasminar melalui rilis yang dikirim Bagian Humas RSUD Sungailiat kepada bangkapos.com, Sabtu (1/10/2016).

Ia menilai, perilaku merokok pada lingkungan RSUD sudah sangat memprihatinkan dan harus segera dibenahi.

Kondisi ini diakui Tim KTR-RS Agung. Menurutnya, perilaku merokok di RSUD memang sudah mengkhawatirkan baik pengunjung maupun pegawai di RSUD Sungailiat.

"Melalui perintah direktur kami bentuk Tim KTR-RS dan tim ini lah yang mengawasi para perokok selama full 24 jam di Lingkungan RSUD," jelasnya.

Pihaknya, telah mempersiapkan program penerapan kawasan tanpa rokok dengan perencanaan yang matang, melalui 4 Tahapan di RSUD Sungailiat yaitu, sosialisasi, pelaksanaan dan pembinaan, reward dan punishman serta evaluasi.

"Kita tidak boleh langsung ambil sanksi denda atau sanksi lainnya tetapi, harus disosialisasikan dahulu kesemua pengunjung serta pegawai hingga informasi tentang penerapan KTR di RSUD Sungailiat benar-benar dipahami oleh masyarakat maupun pegawai. Selain sosialisasi langsung ke seluruh civitas RSUD melalui Duta KTR-RS kita akan sosialisasikan melalui media cetak dan media elektronik sehingga masyarakat yang ingin berkunjung ke RSUD Sungailiat, sudah dapat memastikan diri untuk bersedia tidak merokok di lingkungan RSUD Sungailiat," harap Agung.

Ia menambahkan bahwa di RSUD Sungailiat memang masih minim sekali media informasi atau rambu-rambu tentang Kawasan Tanpa Rokok yang di pasang di RSUD.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved