BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Tarmizi Saat Instruksikan Kades Segera Gunakan Aplikasi Sistem Keuangan Desa

Tidak ada alasan bagi para aparat desa untuk tidak digunakan sistem tersebut. Penggunaan aplikasi sistem keuangan desa ini agar semua anggaran ...

Tarmizi Saat Instruksikan Kades Segera Gunakan Aplikasi Sistem Keuangan Desa
bangkapos.com/ nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat didampingi Kepala BPM dan Pemdes Kabupaten Bangka Hj Mina Tarmizi dan Kepala Inspektorat Kabupaten Bangka Darius pada rapat koordinasi bupati dengan para kades se Kabupaten Bangka Sabtu (1/10/2016) di Hotel ST 12 Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat menginstruksikan kepada seluruh kepala desa (kades) se-Kabupaten Bangka untuk segera menggunakan aplikasi sistem keuangan desa.

Ia menegaskan, tidak ada alasan bagi para aparat desa untuk tidak digunakan sistem tersebut. Penggunaan aplikasi sistem keuangan desa ini agar semua anggaran bisa tersistem sehingga dari proses penganggaran, perencanaan, pelaksaan hingga pelaporan APBDes dalam sistem keuangan desa.

"Ini dipersiapkan oleh SKPD yang berkenaan dengan hal tersebut, sistem ini berdasarkan pertemuan saya dengan BPKP ada satgas yang kita bentuk. Satgas itu dari beberapa SKPD yang dibentuk melalui SK bupati. Satgas inilah yang akan memonitor," jelas Tarmizi kepada para kades pada rapat koordinasi bupati dengan para kades se Kabupaten Bangka serta lauching dan sosialisasi klinik beserta satgas peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, Sabtu (1/10/2016) di Hotel ST 12 Sungailiat, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Diakuinya, BPKP dan Bank Dunia sudah meninjau empat desa yakni Desa Air Ruai, Air Duren, Merawang dan Kimak untuk melihat kesiapan pengunaan aplikasi sistem keuangan tersebut. Ia mengatakan, dari hasil peninjauan ke empat desa tersebut hasilnya bagus. "Untuk desa yang lain mengikuti apa yang telah dilakukan oleh desa tersebut," pinta Tarmizi.

Ia mengatakan, untuk pengunaan sistem keuangan desa ini, aparat desa harus ahli komputer. Untuk itu kaur dan kasi pembangunan desa harus bisa menggunakan komputer agar Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan gambar desain pembangunan sudah dibuat oleh aparat desa tidak perlu menunggu dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bangka.

"Kalau desa memerlukan tenaga sarjana teknik sipil atau sarjana muda arsitektur silahkan dianggarkan di situ tidak harus diakomodir oleh BKPP, Bappeda dan BPM Pemdes," ungkap Tarmizi.

Oleh karena apa yang disampaikannya ini bisa dilaksanakan para kades dan aparat desa agar dikemudian hari jangan sampai menjadi persoalan.

Penulis: nurhayati
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help