Ahok Ungkit Panama Papers, Ini Jawaban Sandiaga Uno

Masalah Panama Papers yang menyebut nama Sandiaga Uno kembali muncul setelah kasus itu kembali disinggung oleh Ahok.

Ahok Ungkit Panama Papers, Ini Jawaban Sandiaga Uno
KOMPAS IMAGES
Sandiaga Uno 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Bakal Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno tidak mau kembali menjelaskan panjang lebar, soal namanya yang tercantum didaftar Panama atau Panama Papers.

"Sudah ditanggapi waktu itu, saya tidak ingin memperpanjang lagi,"ujar Sandiaga kepada wartawan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu 92/10/2016).

Masalah Panama Papers kembali muncul setelah kasus itu kembali disinggung oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Gubernur yang berencana mempertahankan jabatannya itu, menyinggung soal Panama Papers, setelah Sandiaga mengajak Ahok untuk memanfaatkan program tax amnesty atau pengampunan pajak.

Sandiaga atau yang akrab dipanggil Sandi itu sudah mengikuti program pengampunan pajak, dan melaporkan seluruh kekayaannya yang selama ini belum dilaporkan.

Ia juga sudah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (HKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Minggu depan saya juga akan ke Ikatan Akuntan Indonnesia, untuk mengikuti proses pembuktian terbalik. Jadi saya juga mengajak beliau dan keluarganya, karena mungkin keluarga Pak Basuki yang diuntungkan atas kebijakan yang dibuat Pak Basuki," katanya.

Pembuktian terbalik adalah asas yang digunakan dalam proses hukum tertentu, di mana seseorang harus bisa membuktikan hartanya didapat dengan cara yang sah.

Setiap harta yang tidak bisa dibuktikan, maka harta tersebut bisa dicurigai didapatkan dari jalur yang tidak resmi.

Di Indonesia sendiri asas tersebut pernah diterapkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar yang terjerat kasus korupsi.

Namun di Indonesia belum diatur mekanisme pembuktian terbalik itu, terutama kepada orang yang tidak terjerat kasus hukum.

"Karena itu minggu depan saya mau ke Ikatan Akuntan Indonesia, mau tanya ke mereka bagaimana caranya. Mudah-mudahan pak Basuki bisa ikut," jelasnya.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved