Sandiaga Didiamkan Anaknya Gara-gara Akibat Tudingan Pengemplang Pajak oleh Ahok

Bakal calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno mengatakan, tuduhan yang diarahkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membuat dirinya harus...

Sandiaga Didiamkan Anaknya Gara-gara Akibat Tudingan Pengemplang Pajak oleh Ahok
Yoga Sukmana/Kompas.com
Pengusaha Sandiaga Uno saat diwawancarai wartawan di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (27/9/2016) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Bakal calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno mengatakan, tuduhan yang diarahkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membuat dirinya harus menjelaskan tuduhan tersebut kepada kelurganya.

BACA: Tak Mau Ngalah, Dua Pengendara Mobil Ini Rebutan di Pintu Tol, Selanjutnya Pun Menegangkan

Sebelumnya, Ahok menuding Sandiaga sebagai pengemplang pajak karena mengikuti program pengampunan pajak atau "tax amnesty" yang diadakan pemerintah.

BACA: Ahok Maunya Maia, Tapi Parpol Pilih Sophia Latjuba Jadi Jubir Tim Pemenangan Ahok-Djarot

Sandiaga mengatakan, harusnya Ahok tidak menuduh dirinya secara sembarangan tanpa melihat fakta yang ada.

"Polemik sudah selesai, walaupun saya harus menjelaskan ke anak-anak saya itu tuduhan tidak benar dan anak saya masih mendiamkan saya sampai sekarang ini," ujar Sandiaga saat ditemui di Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2016).

BACA: Sungguh 'Berani', Gadis Korea Utara Ini Ungkap tentang Hal Mengerikan di Negaranya

Meski merasa dirugikan, Sandiaga meminta agar para relawan pendukungnya untuk tidak berbalik menghujat atau bahkan memfitnah Ahok.

"Beliau adalah gubernur yang akan mengakhiri masa jabatannya tahun depan, kami akan antarkan beliau ke masa ujung dari pemerintahannya dengan terhormat. Kita tidak usah menuduh, tapi cukup tidak dipilih lagi," ujar Sandiaga.

Sahut-menyahut soal buka-bukaan harta awalnya diinisiasi oleh Sandiaga. Sandi menantang Ahok untuk melakukan pembuktian harta terbalik. Ia juga meminta seluruh keluarga, kerabat, dan rekanan Ahok untuk membuka asal-usul harta mereka.

Ahok selalu menanggapi bahwa ia tak perlu melakukan pembuktian terbalik lagi. Sebab, sebagai pejabat, Ahok memiliki kewajiban untuk melaporkan seluruh aset dan hartanya melalui laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). 

Namun, Ahok menyampaikan bahwa buka-bukaan harta antara ia dan Sandiaga tak bisa disamakan. Ia menyindir keikutsertaan Sandiaga dalam program tax amnesty.

"Tax amnesty ini untuk orang biasa yang tidak bisa membuktikan pajak yang dia bayar dengan gaya hidupnya. Dalam hal ini, Pak Sandiaga ikut (tax amnesty), berarti itu juga membuktikan Pak Sandiaga dulu tuh ngemplang pajak, enggak bayar pajak gitu ya, he-he-he," kata Ahok sambil terkekeh, Senin (3/10/2016).

Penulis : David Oliver Purba

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved