Demi 'Mencari Makan', Janda Bolong Nekat Lompat Pagar Pakai Daster Terobos Petugas

Akibatnya, keesokan hari, Janda beranak tiga itu mendapat teguran dari pihak terkait. Berikut kisah Janda Bolong, di sela-sela aksi demo damai ...

Demi 'Mencari Makan', Janda Bolong Nekat Lompat Pagar Pakai Daster Terobos Petugas
bangkapos.com/Fery Laskari
Ny Bolong (45), perempuan asal Suku Bugis, berstatus janda beranak tiga, berprofesi sebagai tengkulak ikan di Pelabuhan PPN Sungailiat.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Walau perempuan, namun perempuan ini pantang menyerah. Dia nekat lompat pagar malam hari, menerobos petugas demi 'mencari makan' di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat, Bangka.

Akibatnya, keesokan hari, Janda beranak tiga itu mendapat teguran dari pihak terkait. Berikut kisah Janda Bolong, di sela-sela aksi demo damai para janda di tepian Muara PPN Sungailiat, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (6/10/2016).

"Nama saya Bolong (maaf sebelumnya tertulis Bodong -red). Saya ini janda beranak tiga. Suami saya sudah 'di balik papan' (sudah meninggal dunia -red). Saya ngontrak di Paritpekir Sungailiat, dan sudah bertahun-tahun jadi tengkulak ikan disini (PPN Sungailiat)," kata Janda Bolong, Kamis (6/10/2016).

Mengenai aturan atau larangan Kepala PPN yang tak memperbolehkan tengkulak merapat ke perahu atau pelabuhan sandar saat nelayan bongkar ikan, diakui Janda Bolong, terjadi mulai beberapa hari lalu. Pintu pagar masuk ke pelabuhan, ditutup rapat agar tengkulak tak dapat membeli ikan langsung ke kapal nelayan.

"Rabu malam (5/10/2016)kami (tengkulak) teriak-teriak, minta ijin masuk tapi tak juga diperbolehkan," katanya.

Kekesalan Janda Bolong pun memuncak, Rabu (5/10/2016) malam, ia nekad naik pagar, dan lompat pada dinding penhalang itu. Saat aksi ini terjadi, kapal nelayan baru saja masuk membawa hasil tangkapan merapat di pelabuhan (PPN). Karena alasan perut, Janda Bolong mengaku melakukan tindakan menerobos petugas.

"Malam tadi (Rabu Malam), pas perahu masuk, saya pake daster besar-besar, panjat pagar tinggi, lompat masuk pelabuhan," katanya.

Karena aksi nekad itu pula kata Janda Bolong, keesokan harinya, Kamis (6/10/2016) pagi, dua dipanggil Kepala PPN Tri Aris dan Kepala Syahbandar, Yopan, menghadap ke kantor.

"Makanya hari ini (Kamis) saya dipanggil oleh Kepala Pelabuhan gara-gara manjat pagar masuk pelabuhan. Saya mendapat peringatan keras karena manjat pagar pelabuhan malam itu," katanya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help