Uang Baru Hanya Pengganti

Dia mengatakan kebijakan BI mencetak uang baru semata-mata untuk menjaga kualitas uang yang beredar di masyarakat.

Uang Baru Hanya Pengganti

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah berencana mencetak uang baru yang bakal menampilkan gambar 12 pahlawan nasional yang ditetapkan belum lama ini. Meski begitu dipastikan pencetakan uang baru tidak menambah jumlah uang beredar. Uang baru hanya mengganti uang lusuh atau rusak di masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Divisi Distribusi Uang Bank Indonesia, Asral Mashuri pada pada pelatihan jurnalis bertajuk "Temu Wartawan Daerah" di Jakarta, Selasa (4/10/2016) lalu.

Dia mengatakan kebijakan BI mencetak uang baru semata-mata untuk menjaga kualitas uang yang beredar di masyarakat.

"Jadi bukan menambah jumlah uang beredar," kata Asral.

Menurut dia, sebelum mencetak dan mendistribusikan uang baru, BI lebih dulu memusnahkan uang lusuh atau rusak yang telah ditarik dari peredaran.

Berdasarkan jumlah uang lusuh dan rusak yang ditarik dan dimusnahkan tersebut, kata dia, BI kemudian merencanakan pencetakan uang baru.

"BI menjaga kualitas uang yang beredar di masyarakat. Sebab, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang rupiah, keberadaan mata uang rupiah di Indonesia sama pentingnya dengan kedaulatan negara," ujarnya.

Artinya, ujar Astral, pencetakan uang baru untuk menjaga kualitas uang rupiah yang beredar di masyarakat sama pentingnya dengan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena menjaga uang rupiah begitu penting, kata dia, maka salah satu pasal dari undang-undang itu melarang warga negara menolak uang rupiah saat bertransaksi.

"Menolak uang rupiah dalam bertransaksi di wilayah NKRI diancam hukuman pidana 1 tahun penjara dan denda sebanyak Rp 200 juta," tuturnya.

Karena itu, kata dia, kewajiban menjaga kualitas uang rupiah tidak hanya kewajiban BI, tapi juga tugas semua warga negara.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved