Masyarakat Bisa Lihat Harga, Barang di Pasar Ratu Tunggal dari Videotron

Diharapkan dengan adanya televisi ini, dapat membantu pembeli sebagai referensi harga, walaupun ada tawar menawar harga

Masyarakat Bisa Lihat Harga, Barang di Pasar Ratu Tunggal dari Videotron
bangkapos.com/Zulkodri
Serah terima bantuan Televisi 48 inchi dari Deputi Bank Indonesia, Bayu Martanto kepada perwakilan Pemkot yang diwakili Asisten II Kota Pangkalpinang, Fitriyansyah di Pasar Ratu Tunggal Pangkalpinang, Jumat (07/10/2016). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS. COM, BANGKA -- Sebagai bahan informasi harga barang secara terbuka kepada masyarakat, Pemerintah Kota Pangkalpinang bekerjasama dengan Perwakilan Bank Indonesia memasang satu unit televisi LED 48 inchi yang berfungsi sebagai videotron yang menampilkan harga barang pokok dan barang lainnya yang ada di Pasar Ratu Tunggal Pangkalpinang.

Bantuan televisi ini, diberikan langsung oleh Deputi Direktur Bank Indonesia Pangkalpinang, Bayu Martanto, kepada Asisten II Pemkot Pangkalpinang, Fitriyansyah mewakili Walikota Pangkalpinang, Irwansyah, Jumat ( 07/10/2016) di Pasar Ratu Tunggal Pangkalpinang.

" Diharapkan dengan adanya televisi ini, dapat membantu pembeli sebagai referensi harga, walaupun ada tawar menawar harga, dengan harapan harga itu lebih stabil. Jadi konsumen bisa ada patokan harga, " ujar Bayu Martanto.

Untuk tahap awal ini, lanjut Bayu, daftar harga atau informasi harga masih diperuntukkan untuk konsumen. Kedepan akan ditingkatkan lagi, hingga sampai harga di tingkat produsen, sehingga pedagang juga bisa menjadikan referensi berapa harga yang dijual.

" Dengan adanya informasi harga ini, diharapkan dapat menekan angka inflansi di Pangkalpinang, sehingga harga barang diharapkan cenderung stabil, karena sudah ada informasi harga,, " ucap Bayu.

Asisten II bidang Perekonomian, pembangunan dan Kesra, Kota Pangkalpinang, Fitriyansyah mengatakan dengan bantuan ini, diharpkan tidak ada lagi, permainan harga di pasar. Sekaligus bisa jadi bahan evaluasi pemerintah dalam mengambil kebijakan.

"Jadi dengan adanya daftar harga yang disiarkan secara terbuka. Masyarakat bisa tahu. Kalaupun ada kenaikan harga karena faktor diatribusi atau pasokan, bisa terpantau, dan pemerintaha bisa bergerak cepat mengambil kebijakan. Karena kita tahu inflansi di Pangkalpinang sangat tinggi, sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat," ujarnya.

Penulis: zulkodri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved