Gara-gara Miras, Sang Kades Ini Tidak Tahu yang Dipukuli Ternyata Polisi

"Sangat menyesal, sungguh sangat menyesal. Saya benar-benar tidak tahu jika korban adalah anggota polisi, semua karena pengaruh minuman keras..."

Gara-gara Miras, Sang Kades Ini Tidak Tahu yang Dipukuli Ternyata Polisi
Net
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM, SALATIGA -- Kepala Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang Adroi alias Tembong mengaku kerap menyambangi tempat karaoke di Sarirejo, Salatiga. Di tempat hiburan malam bekas lokalisasi Sembir ini, Tembong mengaku mempunyai banyak teman.

Hal itu diungkapkan oleh Tembong saat gelar perkara di Mapolres Salatiga, Senin (10/10/2016) siang. Ia mengaku menyesal dengan kebiasaannya yang kini berujung ditangan aparat penegak hukum ini.

"Sangat menyesal, sungguh sangat menyesal. Saya benar-benar tidak tahu jika korban adalah anggota polisi, semua karena pengaruh minuman keras," ungkapnya tertunduk lesu.

Awal mula kejadian menurut Tembong, dia dan ketiga temannya, Paijo, Anon dan Biken datang ke tempat hiburan malam Sarirejo. Salatiga, Kamis (6/10/2016) sekitar pukul 22.00.

Saat berada di lorong Kafe Sakura, Tembong berpapasan dengan dua orang yang belakangan diketahui sebagai anggota polisi, yakni Joko Purnomo (28) anggota Polres Salatiga dan Rizal (25) anggota Polrestebes Semarang.

"Saat papasan tidak sengaja bersenggolan dan sempat adu mulut. Saya benar-benar tidak tahu kalau korban adalah anggota polisi," ungkapnya.

Merasa tersinggung, Tembong dan ketiga temannya yang sudah di bawah pengaruh minuman keras lantas mengeroyok kedua polisi tersebut. Bahkan sebongkah paving block sempat mendarat di kepala salah satu anggota polisi.

Sementara itu Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudianto menyebutkan, salah satu anggota Polrestabes Semarang bernama Rizal yang menjadi salah satu korban dalam penganiayaan itu tengah bertugas menyelidiki kasus pencurian laptop di Sarirejo.

Happy menegaskan, yang bersangkutan mengantongi surat tugas.

"Saat itu anggota Polrestabes Semarang ini berada di Salatiga menghubungi satu littingnya di Polres Salatiga untuk melakukan penyelidikan di Sarirejo," kata Happy.

Happy menambahkan, tiga teman tersangka saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Atas perbuatannya, Kades Kesongo ini terancam Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Penulis : Kontributor Ungaran, Syahrul Munir

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help