Asik Layani Pelanggan di Warung Remang-Remang, Empat PSK Digelandang Polisi

Di dalam warung ini bahkan disediakan kamar untuk melakukan perbuatan mesum. Polisi pun menangkap basah

Asik Layani Pelanggan di Warung Remang-Remang, Empat PSK Digelandang Polisi
Bangka Pos / Deddy Marjaya
Penggrebekan prostitusi online di salah satu Hotel di Pangkalpinang tadi malam

BANGKAPOS.COM, TANGERANG - Jajaran Polsek Balaraja, Kabupaten Tangerang menggerbek warung remang - remang pada Senin (10/10/2016) sekira pukul 23.00.

Pasalnya warung yang berada di Kampung Merak Tegal, Desa Merak, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang ini kerap kali dijadikan praktik prostitusi

Pantauan di lokasi, warung tersebut berada persis di sisi Jalan Desa Buniayu Jaliteng arah Kabupaten Tangerang menuju Serang. Warung ini menjajakan makanan serta minuman ringan.

Namun warung yang berbentuk bedeng tersebut menjadi sarang Pekerja Seks Komersial (PSK).

Para kupu - kupu malam itu kerap kali melayani nafsu pria hidung belang di dalam warung remang - remang tersebut.

Di dalam warung ini bahkan disediakan kamar untuk melakukan perbuatan mesum. Polisi pun menangkap basah para PSK yang sedang melayani nafsu birahi pelanggannya.

"Ada empat PSK yang kami amankan," ujar Kapolsek Balaraja, Kompol Wiwin Setiawan pada Selasa (11/10/2016).

Keempat orang yang diamankan ini di antaranya AN (41), SC (36), SN (33), dan TT (44).

Mereka langsung digiring ke Mapolsek Balajara guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami akan melakukan pendataan, pembinaan, serta diberikan surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya itu," ucapnya.

Wiwin menuturkan jajarannya akan bekerja sama dengan aparatur sekitar guna memberantas penyakit masyarakat ini. Pasalnya praktik prostitusi semakin marak di kawasan tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Camat setempat untuk mengantisipasi praktik prostitusi ini," katanya

Camat Sukamulya, Ahmad Kasori menyatakan pihaknya tak segan - segan untuk menutup warung remang - remang yang dijadian perbuatan mesum.

Ia mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan kasus seperti ini sebaiknya segera melaporkan ke kepolisian atau kecamatan.

"Jika ini dibiarkan akan sangat bahaya. Bisa berdampak terhadap penyakit menular seperti HIV atau Aids," ungkap Ahmad Kasori.

Editor: Hendra
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved