Gaji Honorer Naik Rp 250.000 Namun Dipotong Rp 100.000 Untuk Iuran BPJS

Bupati Bangka H Tarmizi Saat menyambut baik sosialisasi yang dilakukan BPJS ketenagakerjaan kepada para kepala desa

Gaji Honorer Naik Rp 250.000 Namun Dipotong Rp 100.000 Untuk Iuran BPJS
bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Ketua PKK Kabupaten Bangka Hj Mina Tarmizi berfoto bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang Hery Subroto, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka Kamil M Ali, Perwakilan Camat, Lurah dan Kades pada rapat koordinasi teknis BPJS ketenagakerjaan, Kamis (13/10/2016) di Tanjung Pesona Beach Resort and Spa Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat menyambut baik sosialisasi yang dilakukan BPJS ketenagakerjaan kepada para kepala desa, tenaga kontrak dan pegawai negeri sipil, Kamis (13/10/2016) di Restoran Aurora Tanjung Pesona Beach Resort and Spa Sungailiat.

Sosialisasi ini untuk memberikan pencerahan bagi para kades, tenaga kontrak/honorer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengenai perlindungan program BPJS ketenagakerjaan yang meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun(JP).

"Pertemuan pada hari ini saya rasa awal yang baik, maka kepala desa juga kita undang karena yang kita bahas pada kesempatan adalah tentang tenaga honor/tenaga kontrak," jelas Tarmizi pada rapat koordinasi teknis BPJS ketenagakerjaan, Kamis (13/10/2016) di Tanjung Pesona Beach Resort and Spa Sungailiat.

Menurutnya, sesuai dengan persetujuan dewan ada kenaikan gaji khusus bagi tenaga honor/kontrak Kabupaten Bangka sebesar Rp 250.000.

Dari kenaikan gaji tenaga honor/kontrak tersebut akan dipotong setiap bulan sebesar Rp 100.000 untuk BPJS yang terdiri dari Rp 75.000 untuk BPJS ketenagakerjaan dan Rp 25.000 untuk BPJS kesehatan.

"BPJS tenaga kerja ini untuk tenaga kontrak, guru komite dari PAUD dan semua guru yang belum pegawai negeri serta untuk kepala desa dan perangkat desanya, kita kerjasamakan dengan BPJS tenaga kerja. Sekarang masih anjuran sifatnya sampai Desember. Januari wajib kita ikuti makanya untuk tenaga honor kita naikan gajinya," jelas Tarmizi

Dikatakannya nanti untuk iuran BPJS tenaga kerja dan BPJS kesehatan ini langsung potong dari gaji para tenaga honor/kontrak.

Sedangkan bagi para kades maka untuk pembayaran iuran BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan ini akan dirembuk dengan APDESI. "Untuk kades ini ada sekdes, kasi, kaur, BPD, termasuk RT-nya nanti. Kalau PNS sudah ada dari askes dan jamsostek. Bulan Oktober sudah mulai kita anjurkan, Januari kita wajibkan," kata Tarmizi.

Oleh karena itu, pihaknya sudah membahas mengenai BPJS ketenagakerjaan ini dengan sekda dan sudah bertemu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved