Abi Ingin Gambus Lebih Dikenal Lagi

Kusyadi Abi warga Desa Namang Kecamatan Namang Bangka Tengah punya keinginan yang besar dengan Gambus.

Abi Ingin Gambus Lebih Dikenal Lagi
Bangkapos/Nordin
Kusyadi Abi, nomor dua dari kanan saat berada di lokasi pembuatan alat musik gambus dirumahnya di Desa Namang RT 04, Senin (10/10) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kusyadi Abi warga Desa Namang Kecamatan Namang Bangka Tengah punya keinginan yang besar dengan Gambus.

Yaitu agar lebih dikenal baik dikalangan anak-anak maupun orang dewasa di Babel.

Pendiri Gambus Kembang Pelawan Desa Namang ini mulai aktif memainkan gambus sejak 2010 hingga sekarang.

Sejak kecil dirinya sering melihat orang tuanya memainkan gambus. Lama kelamaan mulai aktif memainkannya hingga diundang keluar daerah, dan pernah mendapatkan rekor Muri di 2010.

"Orang tua saya dulu pemain gambus, Saya banyak memperhatikan mereka walaupun waktu itu tidak pernah belajar. Kalau dapat rekor MURI itu karena kebetulan saja" ungkapnya merendah kepada bangkapos.com

Selain mahir memainkan gambus, pria yang pernah berprofesi sebagai tukang mebel ini juga pembuat berbagai alat musik. Seperti gendang, kulintang, kulinang, dan terbaru gambus elektrik.

Di tempat Abi, gambus dihargai sekitar Rp 2-3 juta. Ada juga diatas harga tersebut, tergantung pemesan.

"Kalau gambus yang rumit membuat di bagian kepala dan petikan, dan itulah kelebihannya dibandingkan gambus-gambus diluar Bangka," ucapnya.

Abi menerangkan, pemasaran alat musik gambus miliknya mencakup di luar Babel, seperti Jakarta, Jawa, Sumatra dan beberapa daerah lainnya.

"Bahan baku berasal dari Bangka, cukup mudah dicari. Yaitu kayu luday," ucap Abi

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved