Dihantui Arwah Istri yang Digoroknya, Junaidi Pernah Coba Potong Kemaluan Sendiri

Junaidi melakukan upaya bunuh diri dengan memotong kemaluannya. Upaya Junaidi berhasil digagalkan

Dihantui Arwah Istri yang Digoroknya, Junaidi Pernah Coba Potong Kemaluan Sendiri
Banjarmasin Post
Junaidi (32) tersangka pembunuh istri saat diamankan di Mapolsek Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. 

BANGKAPOS.COM, BANJAR  - Junaidi (32) tidak bertahan lama hidup di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

Penggorok istri di Jalan Mahligai, Kompleks Griya Mandiri RT 17 Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (3/10) lalu ini dilaporkan meninggal akibat gagal napas.

Sebelum ditemukan meninggal, pembunuh Aini (16) ini  sempat  memotong ‘burungnya’.

“Saya meluruskan, Junaidi meninggal bukan lantaran bunuh diri, melainkan karena gagal napas. Junaidi ditemukan meninggal di ruang visum,” kata Direktur RSUD RSJ Sambang Lihum dr H IBG Dharma Putra MKM, Kamis (13/10).

Dharma menjelaskan, Junaidi didatangkan ke RSJ Sambang Lihum, Senin (3/10), dengan status tersangka untuk dimintakan visum atas peristiwa pembunuhan terhadap istrinya.

“Keesokan harinya, Selasa (4/10), Junaidi masuk ruang visum,” ujarnya.

Karena merasa dihantui istrinya, Junaidi tidak mau makan nasi, tapi masih mau makan kue.

“Saat itu, kondisi fisiknya secara keseluruhan masih bagus, sehingga Junaidi tidak diinfus,” ujarnya.

Selama di ruang visum, kondisi kejiwaan Junaidi terus diawasi.

“Sabtu (8/10), Junaidi melakukan upaya bunuh diri dengan memotong kemaluannya. Upaya Junaidi berhasil digagalkan namun sudah ada luka sayatan di kemaluan Junaidi,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved