Dukun Bukannya Minta Duit ke Pasiennya Malah Minta Dibayar dengan Narkoba

Polisi bergerak menangkap Arik Gopari (39), warga Jalan Putat Jaya, setelah menerima laporan salah satu keluarga pasiennya

Dukun Bukannya Minta Duit ke Pasiennya Malah Minta Dibayar dengan Narkoba
KOMPAS.com/Achmad Faizal
Dukun pengobatan alternatif minta bayaran narkoba kepada pasiennya lalu ditangkap dan ditahan di Mapolrestabes Surabaya. 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA,  - Seorang dukun pengobatan alternatif di Surabaya ditangkap polisi.

Dia terbukti meminta narkoba kepada pasiennya sebagai upah pengobatan.

Polisi bergerak menangkap Arik Gopari (39), warga Jalan Putat Jaya, setelah menerima laporan salah satu keluarga pasiennya yang merasa dirugikan karena meskipun sudah menyerahkan narkoba jenis sabu, namun anggota keluarga yang diobati belum juga sembuh.

Kepada polisi, kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, dukun yang populer dengan panggilan "Gus Arik" itu membenarkan bahwa dirinya mengkonsumsi sabu, namun dia membantah telah meminta kepada pasiennya.

Menurut pengakuannya, sabu dikonsumsinya untuk kekuatan tubuh.

"Karena kerjanya kadang sampai malam hari, jadi perlu tenaga ekstra," kata Lily, Sabtu (22/10/2016). 

Saat ditangkap di rumahnya awal pekan lalu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, tiga buah alat pengisap sabu, sisa sabu seberat 3,42 gram, dan 11 poket sabu siap pakai 0,22 gram.

Kepada polisi, Arik mengaku hanya memakai narkoba itu untuk dirinya sendiri dan bukan untuk diedarkan, namun polisi masih terus mendalami dari mana narkoba tersebut berikut distribusinya.

 
Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved